Pelalawan

Polres Pelalawan Riau Limpahkan Mantan Kades Sungai Solok Penilap Dana Desa Rp 1,4 M ke Kejaksaan

Abdul Haris terjerat kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2017 dan 2018

Polres Pelalawan Riau Limpahkan Mantan Kades Sungai Solok Penilap Dana Desa Rp 1,4 M ke Kejaksaan
Istimewa
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau melimpahkan mantan Kepala Desa (Kades) Sungai Solok, Abdul Haris, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan pada Selasa (29/10/2019). 

Polres Pelalawan Riau Limpahkan Mantan Kades Sungai Solok Penilap Dana Desa Rp 1.4 M ke Kejaksaan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau melimpahkan mantan Kepala Desa (Kades) Sungai Solok, Abdul Haris, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan pada Selasa (29/10/2019).

Abdul Haris terjerat kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2017 dan 2018, selama ia menjabat sebagai Kades. Penyidik Tipikor Polres Pelalawan melakukan pelimpahan tahap dua ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21.

Seluruh barang bukti berikut Haris diserahkan ke kejaksaan untuk melanjutkan proses hukumnya.

"Tersangka sudah kita tahan sejak dua bulan lalu. Setelah berkasnya lengkap kita gelar tahap II ke JPU kemarin, karena penuntutan merupakan kewenangan kejaksaan," terang Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (30/10/2019).

Viral Ajudan Prabowo Resmi Melamar Seorang Gadis, Calon Istri Disebut-sebut Mirip Artis

Kasat Teddy menjelaskan, Haris didug kuat menilap DD saat menjabat sebagai Kade Sungai Solok Kecamatan Kuala Kampar selama dua tahun berturut-turut.

Kerugian negara yang timbul atas kasus itu mencapai Rp 1.440.775.692,21,-.

Tersangka tidak bisa mempertanggungjawabkan pengelolaan DD yang habis digunakan, tapi kenyataan di lapangan tak sesuai dengan SPJ yang dilampirkan.

Sebenarnya polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus rasua ini. Selain mantan Kades Hari, polisi juga meringkus mantan bendahara desa Nurweli Ratna Sari Repelita.

Perempuan itu telah ditahan sejak Jumat pekan lalu oleh penyidik untuk mempermudah proses penyidikan. Untuk tersangka Nurweli masih dalam proses pemberkasan dengan kejaksaan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved