Berita Riau

Terungkap Penyebab Dana Transfer Pusat Tahun 2019 untuk Provinsi Riau Rp 264 Miliar Gagal Salur

Terungkap penyebab dana transfer pusat tahun 2019 yang bersumber dari APBN untuk Provinsi Riau Rp 264 miliar gagal salur

Terungkap Penyebab Dana Transfer Pusat Tahun 2019 untuk Provinsi Riau Rp 264 Miliar Gagal Salur
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Terungkap Penyebab Dana Transfer Pusat Tahun 2019 untuk Provinsi Riau Rp 264 Miliar Gagal Salur 

Terungkap Penyebab Dana Transfer Pusat Tahun 2019 untuk Provinsi Riau Rp 264 Miliar Gagal Salur

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terungkap penyebab dana transfer pusat tahun 2019 yang bersumber dari APBN untuk Provinsi Riau Rp 264 miliar gagal salur.

Pemerintah Daerah di Provinsi Riau dinilai kurang maksimal dalam menggarap dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

People Smuggling atau PENYELUNDUPAN Manusia di Riau, Buronan Penyelundup Ribuan Manusia Ditangkap

 MAMA Muda di Riau Ditemukan Tewas, Sempat Menelpon, MAAFIN MAMA YA BHI. MAMA GAK BISA DAMPINGI OBHI

 CAT SKD dan TKD CPNS 2019 Dibebankan ke Daerah, Pemkab di Riau harus Inventarisir Komputer Sekolah

Ini terbukti dari catatan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau yang menemukan adanya anggaran sebesar Rp 264,29 Miliar dana transfer yang bersumber dari APBN tidak terserap di Provinsi Riau hingga Oktober 2019 ini.

"Kami sangat menyayangkan banyaknya dana transfer pusat ke daerah yang tidak terserap maksimal," kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau, Bakhtaruddin, Rabu (30/10/2019).

Ia mengatakan dana transfer yang sudah dipastikan hangus tersebut terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp209,68 miliar, Dana Kelurahan sebesar Rp37,94 miliar, dan DID sebesar Rp16,67 miliar.

Bakhtaruddin pun menduga ada beberapa penyebab gagal salur ini.

Diantaranya karena masalah perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, dan masalah administrasi lainnya yang mengalami keterlambatan.

Milsanya, ada daerah terlambat mengupload persyaratan pencairan DAK Fisik yang sudah ditentukan batas akhirnya paling lambat tanggal 21 Oktober 2019, sehingga apabila melewati batas waktu itu, dana tidak bisa dicairkan.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved