Berita Riau

Calon Perseorangan Pilkada 2020 Pelalawan Riau Harus Didukung 20.718 Orang

Syarat dukungan minimal untuk calon bupati dan wakil bupati yang melalui jalur independen di Pilkada ditetapkan 20.178 orang.

Calon Perseorangan Pilkada 2020 Pelalawan Riau Harus Didukung 20.718 Orang
tribunpekanbaru.com
Rapat pleno KPU Pelalawan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dukungan minimum bagi calon perseorangan pada Pilkada 2020 Kabupaten Pelalawan Riau telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Syarat dukungan minimal untuk calon bupati dan wakil bupati yang melalui jalur independen di Pilkada ditetapkan sebanyak 20.178 orang. Dukungan itu harus tersebar di tujuh kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Pelalawan. KPU menetapkan keputusan itu berdasarkan aturan yang ada melalui rapat para komisioner.

"Syarat minimal dukungan kita tetapkan melalui pleno yang digelar pekan lalu. Calon perseorangan harus mengantongi dukungan sebanyak 20.178," ungkap Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardi Wandi, Kamis (31/10/2019).

Dijelaskannya, rapat pleno dipimpin Wan Kardi Wandi dan dihadiri empat komisioner lainnya Bapri Naldi, M Aris, Priyono, dan Selamat Mulyono. Keputusan penetapan ini berdasarkan PKPU 15 tahun 2019 tentang jadwal pelaksanaan penetapan dan Surat Edaran (SE) KPU pusat nomor 2096 tentang dukungan perseorangan.

Kemudian merujuk pada Undang Undang (UU) nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Di mana dukungan perseorangan bagi daerah dengan jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di bawah 250.000, maka harus didukung oleh minimal 10 persen dan tersebar lebih dari 50 persen dari jumlah kecamatan.

Jumlah DPT Pelalawan pada Pemilu tahun 2019 lalu mencapai 207.176. Jika dikalikan sepuluh persen yakni 20.717,6 dan dibulatkan menjadi 20.718. Kemudian lebih 50 persen dari kecamatan yang ada yakni tujuh kecamatan di Kabupaten Pelalawan.

"Kita akan umumkan dukungan perorangan pada tanggal 25 November ini. Apa saja berkas dan dokumen yang disiapkan calon independen akan disampaikan nanti," tambah Wan Kardi Wandi.

Adapun bentuk dukungan yang akan dikumpulkan yakni format dukungan yang diambil dari KPU untuk diisi oleh warga.

Kemudian mengisi surat pernyataan dukungan serta melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) jenis elektronik. Berkas itu yang akan diverifikasi pada tahap selanjutnya. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved