Disdagperin Bengkalis Minta ASN dan Keluarga Mampu Tidak Gunakan Gas Elpiji Subsidi

Dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis

Disdagperin Bengkalis Minta ASN dan Keluarga Mampu Tidak Gunakan Gas Elpiji Subsidi
TRIBUN PEKANBARU / MUHAMMAD NATSIR
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bengkalis, Raja Arlangga 

Disdagperin Bengkalis Minta ASN dan Keluarga Mampu Tidak Gunakan Gas Elpiji Subsidi

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis kembali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat mampu untuk tidak menggunakan elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan sehari hari. Hal ini diungkap Kepala Disdagperin Bengkalis Raja Arlangga kepada awak media, Kamis (31/10) pagi.

Selain itu himbauan ini juga disampaikan oleh Disdagperin Bengkalis kepada pengusaha yang memiliki omset besar. Dimana mereka seharusnya tidak menggunakan gas elpiji untuk kegiatan bisnisnya.

"Selain konsumen, agen dan pangkalan juga kita sampaikan untuk tidak menjual kepada ASN ataupun kepada rumah tangga yang mampu," terang Raja.

Menurut dia, karena penggunaan yang tidak tepat sasaran, memicu peredaran gas 3 kilogram terjadi kelangkaan dan sulit di dapat oleh masyarakat yang sepatutnya berhak menggunakannya.

Selain melakukan himbauan, Disdagperin Bengkalis melalui UPT yang ada di kecamatan juga memantau kelangkaan dan harga pasar gas elpiji di seluruh kecamatan.

DPC PDI P Kota Dumai, Himbau Para Bacalon Waspada Rekom DPP PDI-P Palsu.

Catat, Pendaftaran CPNS Dibuka 11 November, Daftar Online di Alamat Ini

Detik-detik Kekalahan Chelsea dalam Pertandingan Piala Liga Inggris Manchester United vs Chelsea

"Jika terjadi kelangkaan kita minta UPT segera laporkan dan akan kita koordinasi dengan pihak Pertamina," terang Raja.

Sementara itu, Raja juga mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pertamina kondisi keberadaan gas Elpiji tiga kilogram di Bengkalis.

Di mana pihak Pertamina juga sudah melakukan pemetaan daerah yang rawan kelangkaan Elpiji di Bengkalis.

"Mereka sudah memetakan, daerah yang kemungkinan terjadi kelangkaan sudah diperlancar distribusinya. Kemudian pihak Pertamina juga akan melakukan operasi pasar di titik langka tersebut dalam waktu satu sampai dua hari kedepan," tandasnya.

Untuk kuota elpiji tiga kilogram wilayah Kabupaten Bengkalis sampai saat ini masih didistribusikan seperti biasa tidak ada pengurangan. "Kuota tidak ada pengurangan, tetapi kemungkinan penggunanya yang semakin bertambah," imbuhnya.

Kuota gas tiga kilogram di Kabupaten Bengkalis tahun 2019 ini sebanyak 14.287 tabung pertahunnya. Sementara sudah terealisasi sebanyak 8.168 per Juli 2019, sisanya masih berjalan untuk direalisasikan sebanyak 6.119 tabung. (tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved