Berita Riau

Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau Kembali Serahkan Berkas Perkara Perbaikan Kasus Karhutla PT SSS

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus atau Ditreskrimsus Polda Riau kembali serahkan berkas perkara perbaikan kasus Karhutla PT SSS ke Kejati Ri

Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau Kembali Serahkan Berkas Perkara Perbaikan Kasus Karhutla PT SSS
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau Kembali Serahkan Berkas Perkara Perbaikan Kasus Karhutla PT SSS 

Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau Kembali Serahkan Berkas Perkara Perbaikan Kasus Karhutla PT SSS

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus atau Ditreskrimsus Polda Riau kembali serahkan berkas perkara perbaikan kasus Karhutla PT SSS ke Kejati Riau.

Setelah sempat dinyatakan P19 (berkas perkara dikembalikan untuk dilengkapi.red) oleh Jaksa Peneliti Kejati Riau, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau kembali menyerahkan berkas perkara PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) pada Kamis (31/10/2019) siang.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

 Sahabat Suci Merasa Sangat Kehilangan dan Sedih, Gadis 21 Tahun Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Riau

 Adik Korban Sering Bermimpi tentang Pelaku Pembunuh, Kasus Mayat Gadis 21 Tahun Tanpa Kepala di Riau

 MISTERI Mayat Gadis 21 Tahun Tanpa Kepala di Riau, Polisi Buru Pelaku, Ibu korban: Saya Belum Ikhlas

 NAMA Cyrus Sinaga Disebut dalam Kasus Jual Beli Lahan TNTN Riau, Polisi Kejar Cukong Pembeli Lahan

 Warga Riau Kesal Truk Tonase Besar Pengangkut Kayu Leluasa Melintasi Jalan Kota Pekanbaru, Ada Apa?

Penyerahan berkas perbaikan ini dilakukan di Kantor Kejati Riau sementara di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, sekitar pukul 11.30 WIB.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Fibri Karpiananto saat dikonfirmasi, membenarkan tentang adanya penyerahan kembali berkas perkara PT SSS, dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini.

"Iya baru saja diserahkan, Kamis siang ini," kata Fibri.

Dia memaparkan, untuk materi yang perlu dilengkapi, tidak terlalu banyak.

Fibri menyatakan pihaknya optimis, perkas perkara bisa segera P21.

"Ya kita optimis bisa segera P21 (berkas perkara dinyatakan lengkap.red). Jika sudah P21, segera kita lakukan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) dan bisa masuk ke pengadilan," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved