Berita Riau

Sudah 9.713 Hektare Lahan di Riau Terbakar, Status Siaga Bencana Karhutla Riau Berakhir Hari Ini

Status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau resmi berakhir Kamis.

Sudah 9.713 Hektare Lahan di Riau Terbakar, Status Siaga Bencana Karhutla Riau Berakhir Hari Ini
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Tim gabungan berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, tidak jauh dari gerbang masuk Camp Flying Squad WWF dan guest house Balai TNTN, Desa Lubuk Kembang Buga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Selasa (13/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Sudah 9.713 Hektare Lahan di Riau Terbakar, Status Siaga Bencana Karhutla Riau Berakhir Hari Ini

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau resmi berakhir Kamis (31/10/2019).

Pemerintah Provinsi Riau tidak lagi memperpanjang status tersebut mengingat sebagian wilayah di Riau sudah memasuki musim penghujan.

"Karena batas waktu status siaga darurat Karhutla di Provinsi Riau sudah berakhir, maka status ini secara dicabut. Mudah-mudahan tidak ada api hingga masuk November nanti," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar! Kamis (31/10/2019).

 Gubri Syamsuar Harap 2020 Riau Bebas Asap, Cara-cara Ini yang akan Dilakukan

Gubri menegaskan, bahwa satuan tugas (Satgas) pencegahan dan penanggulangan karhutla tidak akan dibubarkan, melainkan akan selalu siap sedia melakukan langkah pencegahan dan penanggulangan apa bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

"Setelah dicabut ini, satgas kita tetap jalan, tidak berhenti. Kalau terjadi kebakaran tetap gerak," kata Syamsuar.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger menyebutkan, bahwa total luas karhutla di Riau selama Januari hingga akhir Oktober 2019 mencapai 9.713,80 hektar (Ha).

Pekanbaru Siap Bantu Pemprov Riau Agar Stadion Utama Riau Jadi Venue Piala Dunia U-20

Rincianya Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.941,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.911,34 Ha, Meranti : 388,5 Ha, Siak : 891,19 Ha, Pekanbaru : 333,81 Ha, Kampar : 385,55 Ha, Pelalawan : 561,2 Ha, Inhu : 1.693,3 Ha, Inhil : 1.138,35 Ha serta Kuansing : 28.1 Ha

"Luas lahan yang terbakar ini memang ada sedikit peningkatan tahun ini. Jumlah hotspotnya juga mencapai 3.689 titik. Ini tentunya menjadi catatan kami supaya dapat diantisipasi di tahun yang akan datang," katanya. (Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved