Pemprov Riau Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Malaysia Atasi Peredaran Narkoba

Pemerintah Provinsi Riau melakukan kerjasama dengan pemerintahan Malaysia, terkait sejumlah hal diantranya terkait narkoba

Pemprov Riau Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Malaysia Atasi Peredaran Narkoba
TribunPekanbaru/Alexander
Foto bersama antara jajaran Pemprov Riau dengan rombongan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Malaysia, Datuk Wira Marzuki Bin Yahya di kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, Sabtu (2/11). 

Pemprov Riau Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Malaysia Atasi Peredaran Narkoba

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melakukan kerjasama dengan pemerintahan Malaysia, terkait sejumlah hal, salah satunya adalah masalah mengatasi peredaran narkoba di kedua wilayah, yang ditandai dengan penandatanganan MoU, di kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Sabtu (2/11).

Gubernur Riau, Syamsuar menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya mengatasi peredaran narkoba, mengingat antara Riau dan Malaysia merupakan dua wilayah yang berdampingan, dan perlu dilakukan sinergitas antara keduanya.

Dikatakan Syamsuar, dengan adanya sinergi pemerintahan Riau dengan Malaysia tersebut, dapat terus menekan peredaran narkoba di Riau dan Malaysia, dengan berbagai cara nantinya.

Sedangkan terkait teknis dan bagaimana cara mengatasi peredaran narkoba tersebut dikatakannya akan dilakukan pembicaraan dengan pihak pusat dan juga dengan pihak kepolisian, sehingga pencegahan peredaran bisa lebih kuat lagi dan semakin diperketat.

"Dalam kesepakatan ini, salah satu poinnya adalah mengatasi masalah peredaran narkoba di Riau dan juga Malaysia. Untuk bagaimana teknisnya nanti, akan kita bicarakan dengan pihak kementerian dan juga dengan pihak kepolisian, agar kita bersama-sama bisa mengatasi persoalan peredaran narkoba di dua negara ini," kata Syamsuar usai menandatangani MoU tersebut.

Selain masalah narkoba, dalam MoU tersebut juga terdapat kesepakatan tentang beberapa hal lainnya, di antaranya adalah, ekonomi, industri, pariwisata, pendidikan, dan beberapa hal lainnya.

Disampaikan Syamsuar, salah satu poin lainnya adalah untuk memajukan perusahaan dan kawasan industri yang ada di Kabupaten Siak dan Tanjung Buton. Dimana, direncanakan ada investasi yang akan ditanam oleh Pemerintah Malaysia di Kabupaten Siak.

"Tadi juga telah dilakukan kerjasama antara perusahaan daerah di Kabupaten Siak dalam rangka memajukan kawasan industri dan Pelabuhan Tanjung Buton. Sekaligus tadi ada keinginan investor Malaysia akan investasi di sini,"kata Gubri.

Sedamgkan untuk pengoperasian Roro kata Gubernur, nanti dalam dua minggu ke depan akan ada pertemuan kembali antara pihak Kerajaan Malaysia dan Pemerintah RI di Kota Dumai. Terakhir, masalah pertukaran pelajar antara mahasiswa Malaysia dan Provinsi Riau yang kembali digiatkan.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved