Bathin Hitam Sungai Medang Abdul Arifin Ternyata Residivis Kasus Jual Beli Lahan

Tersangka perambahan lahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Abdul Arifin berstatus residivis. Ia pernah dipenjara terkait kasus jual beli lahan.

Bathin Hitam Sungai Medang Abdul Arifin Ternyata Residivis Kasus Jual Beli Lahan
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
NAMA Cyrus Sinaga Disebut dalam Kasus Jual Beli Lahan TNTN Riau, Polisi Kejar Cukong Pembeli Lahan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Tersangka perambahan lahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Bukit Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Riau, Abdul Arifin, yang ditangkap Agustus lalu ternyata berstatus residivis.

Arifin menjadi residivis untuk kasus yang sama.

Beberapa tahun lalu, Arifin terjerat jual beli lahan TNTN dan ditangkap oleh Polres Pelalawan.

Setelah menjalani proses hukum di persidangan Arifin yang merupakan Bathin Hitam Sungai Medang Desa Bukit Kesuma itu menjalani hukuman hingga bebas dari sel.

Bukannya jera, ternyata kasus serupa kembali terulang tahun 2019.

Dimana Arifin kedapatan mengolah lahan TNTN untuk dijadikan kebun kelapa sawit.

Ia juga diduga memperjual belikan tanah milik negara itu kepada masyarakat untuk meraup keuntungan.

Giliran Raffi Ahmad yang Pamerkan Saldo ATM Di depan Uya Kuya, Beda Jauh dengan Barbie Kumalasari

"Memang tersangka merupakan residivis kasus serupa. Ini akan menjadi pertimbangan dalam proses hukumnya," kata Kapolres Pelalawan, M Hasym Risahondua SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK kepada Tribun, Minggu (3/11/2019).

Kasat Teddy menerangkan, saat ini penyidik Satreskrim sedang merampungkan pemberkasan setelah melalui P19 ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Petunjuk yang disampaikan JPU telah dipenuhi dan dilengkap polisi.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved