Siak

Polisi Amankan Laptop, Susu dan Mobil Tamia Tanpa Dokumen di Tanjung Buton Siak Riau

Penyelundupan masih terjadi di Pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.

Polisi Amankan Laptop, Susu dan Mobil Tamia Tanpa Dokumen di Tanjung Buton Siak Riau
Tribun Pekanbaru/Ilham Yafiz
FOTO ILUSTRASI - Komando Militer (Korem) 031 Wirabima bersama Bea Cukai mengamankan dua unit Truk yang diduga mengangkut barang ilegal di pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Minggu (3/6/2018). 

Polisi Amankan Laptop, Susu dan Mobil Tamia Tanpa Dokumen di Tanjung Buton Siak Riau

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Penyelundupan masih terjadi di Pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.

Satpol Airud Polres Siak berhasil mengamankan barang elektronik dan suplemen untuk olahraha binaraga, Kamis (31/10/2019) kemarin.

"Kita amankan satu truk berisi 100 dus barang-barang di antaranya laptop bekas, susu untuk orang fitnes, dan mainan mobil tamia. Barang-barang ini ditinggal lari sopirnya di Pelabuhan Tanjung Buton," kata Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya, Minggu (3/11/2019).

 Kekesalan Driver Ojek Online: Mau Mayatmu Dipesan, Pas Sampe Kuburan Dicancel? Curhatannya Viral

 Anies Baswedan Diundang ke Kongres NasDem November Ini, Sinyal untuk Pilres 2024? Pengamat: Jelas

Ia menjelaskan, barang-barang itu tidak memiliki dokumen. Saat dilakukan penangkapan sopir buru-buru lari karena sudah melihat polisi dari jauh.

"Barang tersebut kita amankan pada Kamis dini hari. Kita mendapat informasi dari masyarakat kemudian kami lakukan penyelidikan," kata dia.

Kasus itu terungkap karena adanya aktifitas bongkar muat diduga barang-barang ilegal di pelabuhan itu. Bongkar muat dilaksanakan sekitar pukul 02.00 WIB.

"Sopirnya lari sehingga yang bisa diamankan hanya truk dan 100 dus itu. Dus itu didapat dari dalam sebuah truk warna kuning BM 8957 AH," kata dia.

 Bocah di Rokan Hulu Riau Mengaku Telah Dicabuli Seorang Pria: Iya Mak, Dibukanya Celanaku

 Pasca Hujan Deras, Air Sungai Sail dan Sungai Batak di Pekanbaru Meluap

Polres Siak akan lakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus tersebut, sehingga diketahui pemilik truk dan barang. Pihaknya juga akan bekerjasama dengan bea cukai.

"Jika unsur pidananya terpenuhi akan dijerat kasus penyeludupan," kata dia.

Ia melanjutkan, dalam waktu dekat Bea Cukai akan datang mengecek legalitas barang-barang tersebut. Pihaknya juga belum menghitung total nilainya.

"Barang itu juga belum tahu datangnya dari mana. Hanya saja sopir lari dan berani meninggalkan truk dan barangnya. Ini yang jadi pertanyaan kita, siapa jaringan ini, kita akan telusuri," kata dia.

 Viral Rumah Berlapis Emas Luput dari Gempa Palu, Sang Pemilik Ungkap Amalan yang Buatnya Kaya Raya

Terhadap perkara itu pihanya menerapkan Pasal 103 huruf d Undang Undang RI nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, perihal menimbun, menyimpan, memiliki, membeli, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang impor yang diketahui patut diduga berasal dari tindak pidana. (tribunsiak.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved