Berita Riau

25.485 Keluarga di Kepulauan Meranti Riau Bakal Terima Rp 110 Ribu Per Bulan

BNPT merupakan peralihan dari bantuan beras sejahtera (rastra) yang diberikan kepada masyarakat miskin

25.485 Keluarga di Kepulauan Meranti Riau Bakal Terima Rp 110 Ribu Per Bulan
istimewa
Foto bersama perwakilan instansi seusai rapat BPNT di aula kantor Dinsos P3APPKB Kepulauan Meranti, Senin (4/11/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Pemkab Kepulauan Meranti menggelar koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2019 di aula kantor Dinsos P3APPKB, Senin (4/11/2019).

Rakor membahas persiapan penyaluran BPNT 2019 yang diikuti Bulog Sub Divre Bengkalis, Bank Mandiri KCP Selatpanjang, Polres Kepulauan Meranti, camat dan kepala desa.

"Mengingat kondisi Kepulauan Meranti, kelancaran distribusi sembako tepat dan sampai ke warung merupakan prioritas. Rakor ini sebagai upaya percepatan, dan kualitas pelayanan. Lebih dari itu juga mendongkrak laju pengangkatan kemiskinan," ujar Kepala Dinsos P3APPKB Agusyato.

BNPT merupakan peralihan dari bantuan beras sejahtera (rastra) yang diberikan kepada masyarakat miskin yang disebut sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berpendapatan rendah yang terdaftar dalam Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin (DT-PFM) yang dikelola Kemensos melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nex Generation (SIKS-NG).

Bantuan rastra dialihkan menjadi BPNT yang diberikan kepada KPM Rp 110 ribu per bulan melalui rekening bank penyalur dalam hal ini Bank Mandiri.

"Untuk Meranti itu seluruh penerima BNPT berjumlah 25.485 KPM. Nantinya mereka diberi kartu yang didalamnya sudah tersedia Rp110 ribu untuk dibelanjakan ke e-warung yang telah ditunjuk. Mereka hanya bisa membelanjakan 2 jenis sembako yakni 5 kg beras dan 1 papan telur," ungkapnya.

Asisten I Bidang Pemeritahan, Syamsudin SH, MH menyampaikan, rapat BNPT ini merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras dan telur yang diperuntukkan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah.

"Program ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat sekaligus upaya untuk mengentaskan kemiskinan di kampung kita,”ucap Syamsudin.

Dia berharap, dengan adanya rapat koordinasi BNPT ini, seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kerjasama berkelanjutan serta membangun komunikasi dalam upaya pendistribusian BPNT. (Tribunpekanbaru.com/teddy tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved