Berita Riau

STORY - Tidak Hanya Dokter, Arsitek Ini Juga Siap Maju di Pilkada Pelalawan Riau

Di Pelalawan juga ada bakal calon yang ternyata berprofesi sebagai arsitek.

STORY - Tidak Hanya Dokter, Arsitek Ini Juga Siap Maju di Pilkada Pelalawan Riau
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Markarius Anwar 

STORY - Tidak Hanya Dokter, Arsitek Ini Juga Siap Maju di Pilkada Pelalawan Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Peta politik di Riau jelang Pilkada Serentak 2020 sembilan Kabupaten dan Kota 2020 di Riau mulai hangat, apalagi kandidat yang muncul juga mulai banyak.

Tidak hanya politikus, namun dari kalangan profesional juga termasuk dokter dan arsitek.

Selain dr Muhammad Maliki yang menyatakan maju untuk Pilkada Rokan Hilir, ternyata di Pelalawan juga ada bakal calon yang ternyata berprofesi sebagai arsitek.

Dialah Markarius Anwar yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Riau dari partai Keadilan Sejahtera (PKS), pada acara Rakorwil PKS akhir pekan lalu diperkenalkan ketua DPW PKS jika dirinya masuk dalam daftar uang dipersiapkan maju di Pilkada Pelalawan.

 Curiga Diduakan, Suami di Pekanbaru Bacok Kepala Istri Berulang Kali Setelah Minta Pijat Ditolak

 BREAKING NEWS: Pasangan Muda Ngaku Nikah Siri Saat Terjaring Razia Yustisi di Kos-kosan Dumai Riau

 Jadi Selingkuhan Konglomerat, Model Cantik Kaya Mendadak Seusai Diputusi, Diberi Uang Rp 536 M

Sebelum menjadi anggota DPRD Riau, ternyata Markarius berprofesi sebagai seorang arsitek, bahkan karyanya juga sudah banyak untuk pembangunan di Riau.

Diantaranya ikut dalam mendesain rumah dinas Bupati Rokan Hulu yang dikenal sebagai rumah dinas yang berada perbukitan komplek Bina Praja Perkantoran Pemkab Rohul.

Kemudian Markarius juga ternyata ikut mendesain Kawasan wisata di Kuansing, kawasan perkantoran Bupati di Rokan Hilir, Masterplane sistem penanggulangan karhutla Dumai dan drainase di Kota Pekanbaru, selanjutnya yang terakhir penataan kawasan seberang rengat.

Selain menjadi arsitek, Markarius juga ternyata aktif sebagai dosen arsitektur di Universitas Lancang Kuning, ia berhenti menjadi dosen setelah adanya aturan anggota Dewan tidak boleh bekerja merangkap.

"Saya akan maju bila memang ada amanat dari partai mengintruksikan untuk maju di Pilkada, kalau ditugaskan saya akan maju,"ujar Markarius Anwar kepada tribunpekanbaru.com Senin (4/11).

Untuk persiapan maju di Pilkada sendiri, Markarius mengatakan di Pelalawan dirinya dan partai PKS sudah melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai.

"Kalau soal komunikasi sudah dan tentunya nanti tergantung komunikasi politik, yang jelas rekan lama kita Gerindra dan PAN selalu intens komunikasi, kita terbuka dengan siapapun, yang jelas bisa akomodir kepentingan partai,"ujar lulusan S2 tata kota Universitas di Malaysia ini.

 Cerdik, Cowok Ini Sulap Botol Jadi Berlian Imitasi untuk Sang Kekasih, Tak Punya Uang Beli yang Asli

 Tes Kepribadian, Lihat Bentuk Jarimu, Inilah Karakter Dirimu Sebenarnya

Sementara saat ditanya mana profesi yang menyenangkan antara anggota Dewan dan politikus daripada seorang arsitek, Markarius Anwar mengaku akan menjadi anggota Dewan yang tentunya pengabdian kepada masyarakat.

"Dewan pengabdian ada kepuasan batin bisa bantu masyarakat. Kalau konsultan atau arsitek apa yang didapat kita bisa dapat sendiri, makanya lebih banyak hasil jadi arsitek,"ujarnya.(tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved