Berita Riau

Mak Siti Bisa Telepon 24 Jam, Warga Kampung di Kawasan HGU Siak Tak Segan Minta Bantuan Perusahaan

Warga Dusun Sungai Padang, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Siak dapat memanfaatkan perusahaan untuk menunjang kebutuhan hidup mereka.

Mak Siti Bisa Telepon 24 Jam, Warga Kampung di Kawasan HGU Siak Tak Segan Minta Bantuan Perusahaan
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Mak Siti Aini (60) dan suaminya Abdul Thalib (62) didampingi Ormas foto bersama di rumahnya yang berada di Dusun Sungai Padang, Koto Gasib, Selasa (5/11/2019). 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Kerap terjadi konflik antara warga sekitar dengan perusahaan pemilik izin Hak Guna Usaha (HGU) di Provinsi Riau.

Namun, bagi warga yang tinggal di Dusun Sungai Padang, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Siak justru dapat memanfaatkan perusahaan untuk menunjang kebutuhan hidup mereka.

"Saya bisa menelepon pihak perusahaan dalam 24 jam, jika warga kami mendadak butuh bantuan.

Jika saya menelepon, orang perusahaan itu pasti bilang, siap Mak, kami meluncur sekarang," urai Siti Aini (60), tokoh masyarakat Dusun Sungai Padang, Selasa (5/11/2019).

Siti Aini bersama suaminya Abdul Thalib merupakan warga Melayu asli. Ia dikenal sebagai penjaga hutan Sialang sejak 1980-an silam.

Awalnya, ia sempat mempertahankan hutan Sialang di kampung itu. Sementara kawasan itu masuk ke dalam HGU PT Kimia Tirta Utama (KTU).

Sekitar 800 hektare lahan hutan milik kaum Melayu setempat, termasuk pemukiman mereka akhirnya dapat dikelola sendiri.

"Sekarang saya sudah tua, anak cucu kami sudah punya kebun sendiri. Warga di sini punya kebun rata-rata 2 Ha. Kami di sini dibina oleh perusahaan sejak tahun 1990 an sampai sekarang," kata perempuan yang akrab disapa Mak itu.

Menurut Mak Siti, kehadiran PT KTU di kampung itu telah berhasil mengubah hidup masyarakat tempatan. Warga di dusun Sungai Padang tidak perlu melansir hasil kebunnya dengan kendaraan sewa.

Sebab hasil kebun langsung dijemput oleh armada perusahaan itu. Harga jual sawit warga tidak ditekan seperti tengkulak nakal.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved