Pelalawan

Praktik Jual Beli Lahan di TNTN Pelalawan Riau, Bathin Arifin Diduga Jual Satu Hektare Rp 5 Juta

Satuan Reskrim Polres Pelalawan mengendus adanya praktik jual beli lahan di TNTN yang diduga dilakukan oleh Abdul Arifin juga.

Praktik Jual Beli Lahan di TNTN Pelalawan Riau, Bathin Arifin Diduga Jual Satu Hektare Rp 5 Juta
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Tersangka Abdul Arifin dikawal penyidik Satreskrim Polres Pelalawan menjalani proses tahap ll di kantor Kejari Pelalawan dalam perkara perambahan lahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Senin (4/11/2019) sore lalu. 

Praktik Jual Beli Lahan di TNTN Pelalawan Riau, Bathin Arifin Diduga Jual Satu Hektare Rp 5 Juta

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Setelah melimpahkan perkara perambahan lahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dengan tersangka Abdul Arifin ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan dua hari lalu, polisi kembali mendalami perkara lain di TNTN.

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan mengendus adanya praktik jual beli lahan di TNTN yang diduga dilakukan oleh Abdul Arifin juga.

Pemangku adat bergelar Bathin Hitam Sei Medang Desa Bukit Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras itu menjual tanah milik negara tersebut kepada pembeli atau pemilik modal.

Heboh Soal Pendidikan SD Mulan Jameela Cuma 3 Tahun, Humas DPR Beri Penjelasan Ini

Cukong yang membeli lahan membangun perkebunan kelapa sawit yang saat ini tumbuh subuh di TN Tesso Nilo.

"Setelah kasus perambahan kita limpahkan, sekarang fokus mendalami dugaan jual beli lahan TNTN yang dilakukan tersangka AA. Saat ini penyelidikan sedang berjalan," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (6/11/2019).

Kasat Teddy menjelaskan, luasan lahan yang dijual oleh AA beragam mulai dari belasan hingga ratusan hektar kepada pemilik modal atau kerap disebut sebagai cukong.

Dari dokumen yang disita oleh penyidik polres, AA diduga menjual tanah TNTN seharga Rp 5 juta satu hektar.

Kebanyakan pembelinya berasal dari luar Pelalawan seperti pengusaha asal Pekanbaru dan dari daerah lain.

Seperti nama yang santer terdengar belakangan ini yakni mantan oknum jaksa terkenal Cysru Sinaga (CS) yang dikabarkan mempunyai 300 hektar di TNTN.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved