Akali Dana Desa, Puluhan Desa di Sulawesi Diduga Fiktif, Polda Sultra Lakukan Penyelidikan

Puluhan desa di Sulawesi Tenggara disebut-sebut fiktif dan diduga sengaja dimanfaatkan untuk menilap alokasi Dana Desa.

Akali Dana Desa, Puluhan Desa di Sulawesi Diduga Fiktif, Polda Sultra Lakukan Penyelidikan
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ilustrasi Anggaran DANA DESA 

Akali Dana Desa, Puluhan Desa di Sulawesi Diduga Fiktif, Polda Sultra Lakukan Penyelidikan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Puluhan desa di Sulawesi Tenggara disebut-sebut fiktif dan diduga sengaja dimanfaatkan untuk menilap alokasi Dana Desa.

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan penyelidikan atas kasus dugaan korupsi Dana Desa akibat adanya desa fiktif di Kabupaten Konawe.

Sejauh ini, penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sultra telah memeriksa 57 orang saksi, termasuk saksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala Subdit Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan, penyidik telah melakukan pengecekkan terhadap desa-desa dalam peraturan daerah (perda) Nomor 7 Tahun 2011.

Selain itu, Polda Sultra juga mengamankan dokumen terkait perkara ini. Dari 56 desa yang dilaporkan fiktif tersebut, kata Dolfie, penyidik melakukan pengecekkan kegiatan fisik di 23 desa yang tidak terdata di Kemendagri maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Dan dari 23 desa itu, terdapat 2 desa di antaranya tidak memiliki warga sama sekali. Namun demikian, Dolfie belum mau menyebut 2 nama desa yang ditemukan fiktif karena alasan masih proses penyelidikan.

Live Streaming Fuzhou China Open 2019, Ada Marcus/Kevin, Catat Jadwalnya, LIVE TVRI

Tak Terima Dihina Netizen hingga Disebut Bencong, Siti Badriah Meradang, Akan Ambil Langkah Ini

Misteri Penemuan Baju dan Celana Dalam Berlumuran Darah, Ditemukan Bocah SD Pekanbaru Saat Bermain

“Penyidik sudah periksa saksi dari Kemendagri, kemudian ahli pidana dan ahli adiministrasi negara. Telah dilakukan pemeriksaan fisik kegiatan dana desa bersama ahli lembaga pengembangan jasa konstruksi,” ujar Dolfie, di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).

Hingga kini, kasus desa fiktif masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada penetapan tersangka.

Selanjutnya, penyidik masih menunggu hasil cek fisik dari saksi ahli, dan juga menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sultra.

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved