Belum 2 Pekan Jabat Menhan, Prabowo Diperingati Moeldoko, 'Kalau saya harus marah ya saya marah'

Meski Prabowo Subianto merupakan menteri yang lebih senior dari Moeldoko, ia menegaskan tak akan sungkan untuk menegur jika ada kesalahan.

Belum 2 Pekan Jabat Menhan, Prabowo Diperingati Moeldoko, 'Kalau saya harus marah ya saya marah'
Istimewa via tribun timur
Belum 2 Pekan Jabat Menhan, Prabowo Diperingati Moeldoko, 'Kalau saya harus marah ya saya marah' 

Belum 2 Pekan Jabat Menhan, Prabowo Diperingati Moeldoko, 'Kalau saya harus marah ya saya marah'

TRIBUN-TIMUR.COM-Belum genap dua pekan menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto sudah Dapat Peringatan dari Moeldoko jika memiliki visi di luar visi misi Presiden Jokowi.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menegaskan para menteri tidak memiliki visi dan misi di luar kepentingan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

UMK Kuansing Riau 2020 Naik 8,51 Persen Sehingga Jadi Rp 3 Juta Lebih, Tapi Menunggu Restu Bupati

VIDEO Arema FC vs Madura United di Liga 2019, Makan Konate Tak Gentar Hadapi Tim Bertabur Bintang

Tiga menteri Jokowi diketahui merupakan Ketua Umum Parpol, seperti Airlangga Hartarto (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra), dan Suharso Monoarfa (PPP).

Meski Prabowo Subianto merupakan menteri yang lebih senior dari Moeldoko, ia menegaskan tak akan sungkan untuk menegur jika ada kesalahan.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) sore. Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai hari ini usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) sore. Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai hari ini usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

"Area saya bisa menjangkau ke menteri, kok," kata Moeldoko seperti dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Selasa (5/11/2019).

"Kalau ada kementerian yang perlu diluruskan saya luruskan. Enggak peduli siapa pun," jelas Moeldoko.

Pemkab Inhil Riau Buka Pendaftaran Calon Direksi PDAM TI, Ini Syarat dan Tata Caranya

Anak Mantan Bupati Siak Ini Siap Bertarung di Musprov Basket Riau

Moeldoko menjelaskan, ia tak sungkan menegur lantaran telah mendapat kepercayaaan dari presiden.

"Karena percuma aku di sini dikasih kepercayaan kalau enggak bisa menjalankan tugas," katanya.

"Kan begitu saja. Dan itu pernah saya lakukan," ungkap Moeldoko saat berbincang di kantornya, Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Bahkan, pria berpangkat jenderal TNI ini mengaku akan bersikap tegas dan keras bagi siapapun yang melanggar.

"Ya, kalau ada menteri yang sudah mulai belok, bisa untuk kepentingan politik tertentu, ya saya akan kencang itu (tegur). Akan kenceng. Enggak bisa," tegas dia.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved