Kasus Novel Baswedan Dituding Rekayasa Penyerangan, Ini Tanggapan Jubir Presiden

Fadjroel hanya menegaskan bahwa Presiden terus berkomitmen untuk mendorong kepolisian menuntaskan kasus penyerangan Novel.

Kasus Novel Baswedan Dituding Rekayasa Penyerangan, Ini Tanggapan Jubir Presiden
tribunnews.com
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan saat bertandang ke KPK usai menjalani perawatan mata di Singapura, Kamis (22/2/2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus penyerangan Novel Baswedan yang hingga saat ini tak kunjung terungkap dan kini beredar isu jika penyerangan yang dialami oleh Novel adalah rekayasa.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman enggan berkomentar soal penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan yang kini dituding merekayasa kasus penyerangannya.

Meski tudingan itu dilemparkan oleh sejumlah pendukung Presiden Joko Widodo, termasuk seorang politisi PDI-P, namun Fadjroel menilai pihak Kepresidenan tidak mempunyai kapasitas untuk merespon hal itu.

"Mungkin bukan tugas kepresidenan kali ya menjawab itu," kata Fadjroel di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Fadjroel hanya menegaskan bahwa Presiden terus berkomitmen untuk mendorong kepolisian menuntaskan kasus penyerangan Novel.

Presiden Jokowi sebelumnya memberi tenggat waktu bagi Polri hingga awal Desember 2019 untuk mengungkap kasus ini.

Pelaku Tak Terungkap, Novel Baswedan Malah Dilaporkan ke Polisi, Politisi PDIP Ungkit Kondisi Wajah

Kasus Novel Baswedan Disebut Hanya Rekayasa? Penyidik KPK Ungkap Kejadian Sebenarnya

Viral Video Novel Baswedan di Singapura Selepas Operasi Mata, Begini Pengakuannya!

"Kalau komitmen pemerintah kan jelas, kalau tindakan yang melanggar hukum pasti akan mendapat sanksinya. Karena kami tegas, segala yang hukum positif akan kita tegakkan setegak-tegaknya," kata dia.

Novel Baswedan sebelumnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.

Pelapornya adalah politikus PDI-P, Dewi Tanjung.

Laporan itu terdaftar dalam nomor laporan LP/7171/XI/2019/PMJ, Dit. Reskrimsus, tanggal 6 November 2019.

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved