Berita Siak

Kurang Disiplin Satu Orang Tak Lulus,24 Orang Tagana Siak Dikukuhkan Usai Tiga Hari Pelatihan Berat

Calon anggota Tagana Siak diambil 2 orang masing-masing kecamatan. Mereka mengikuti pelatihan sesuai protap nasional selama 3 hari.

Kurang Disiplin Satu Orang Tak Lulus,24 Orang Tagana Siak Dikukuhkan Usai Tiga Hari Pelatihan Berat
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Puluhan anggota Tagana muda dan senior Kabupaten Siak berfoto bersama dengan Asisten II Setdakab Siak dan Kadis Sosial Siak Hj Robiati seusai pengukuhan, Kamis (7/11/2019) di lapangan Hotel Yasmin, Siak 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Perekrutan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Calon anggota harus mempunyai tingkat kaikhlasan yang luas dan mengikuti pelatihan dasar dengan serius dan siap mental.

Hal itu terlihat dari penyelenggaraan peningkatan kapasitas SDM Tagana 2019, yang dilaksanakan Dinas Sosial (Dinsos) Siak mulai Selasa (5/11/2019) hingga Kamis (7/11/2019) di lapangan Hotel Yasmin, Siak Sri Indrapura. Sebanyak 25 peserta yang mengikuti pelatihan ada yang tidak lulus.

"Ada 1 orang yang tidak lulus karena kedisiplinannya kurang. Kesalahannya hanya tidak tidur di lokasi saat jam istirahat, sehingga instruktur tidak mau meluluskannya," kata Kepala Dinas Sosial Siak Hj Robiati di lokasi kegiatan.

Calon anggota Tagana Siak tersebut diambil 2 orang masing-masing kecamatan. Mereka mengikuti pelatihan sesuai protap nasional selama 3 hari. Pada Kamis sore, 24 orang sudah dikukuhkan sebagai anggota Tagana Kabupaten Siak.

"Mereka siap turun ke daerah-daerah bencana. Mereka langsung dilatih oleh instruktur dari Kemensos dan Tagana Provinsi Riau. Latihan mereka memang berat, ada teori, praktik, cepat tanggap, mental, kekompakan dan lain-lain," kata dia.

Tagana tersebut bersifat sebagai relawan dalam perlindungan sosial. Bagi yang sudah dikukuhkan mendapat Nomor Induk Anggota Tagana (NIAT) yang dikeluarkan Kemensos RI.

"Kalau ada bencana mereka langsung turun, fasilitas sudah disiapkan Kementerian sosial," kata dia.

Perekrutan anggota Tagana itu merupakan angkatan ketiga Kabupaten Siak. Seluruh anggota Tagana tidak sama dengan honorer pemerintah. Anggota Tagana itu sama kedudukannya dan mempunyai sruktur hingga ke nasional dan internasional.

"Untuk bisa mendapatkan NIAT itu bukan sekadarnya. Selain disiplin, cakap, menguasai materi, bersahaja juga memiliki jiwa sosial dan keikhlasan yang luas serta tanggungjawab yang tinggi.
Kerjanya betul-betul kerja sosial membantu dan menyelamatkan masyarakat," kata dia.

Keberadaan Tagana sangat efektif dan efisien untuk memberikan bantuan terhadap korban bencana. Rencananya, Dinas Sosial bakal menyosialisasikan fungsi Tagana ke masyarakat luas dan sekolah-sekolah.

"Harapan kita Pak Gubernur dan Pak Bupati tetap komitmen dan konsisten membina Tagana, sehingga kita bisa ambil dana-dana APBN untuk menambah fasilitas mereka," kata dia.

Perwakilan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial, Husin dan timnya ikut menempa anggota Tagana Siak. Ia mengatakan, anggota Tagana seluruh Indonesia tercatat 37.818 orang.

"Tagana sudah berperan saat terjadi tsunami Aceh 2004. Tagana didirikan pada 2014 dan direkrut 2005," kata dia.

Ia berharap Pemkab Siak menambah biaya tali asih melalui APBD Siak kepada anggota Tagana. Sebab, selama ini hanya ada dana tali asih untuk membantu anggota Tagana seluruh Indonesia.

Rancang Strategi Penanggulangan Bencana

Asisten II Setdakab Siak Hendrisan mengatakan, sebanyak 24 orang telah lulus menjadi Tagana muda angkatan II dan III Siak. Tagana diwajibkan ikut berperan aktif untuk penanggulangan bencana di Kabupaten Siak.

"Tagana ini bukan hal baru di Siak. Sebab, Siak punya anggota Tagana senior yakni Syamsurijal, yang sudah 2 periode pula duduk sebagai anggota DPRD Siak," kata dia yang hadir bersama anggota Tagana senior asal Siak, Syamsurijal pada kesempatan itu.

Dalam melaksanakan tugas, Tagana akan bermitra dengan BPBD Siak. Tupoksinya sama bagaimana merancang strategi dalam penanggulangan bencana.

"Saya yakin dan percaya Tagana Siak ini akan terus berkembang karena diisi oleh orang-orang bermental baja," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Hendrisan langsung mengukuhkan anggota Tagana muda Siak sekaligus menutup kegiatan. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved