Berita Riau

NEWS VIDEO: Digrebek Satpol PP di Kamar Kos, Sepasang Remaja di Riau Ngaku Sudah Nikah Siri

Saat Tim menyusuri Kos-kosan yang berada di Jalan semangka, Tim Yustisi mendapati dua pasang muda mudi yang sedang berada di kamar kos-kosan tanpa

Kasat Pol PP Dumai, ‎Bambang Wardoyo mengungkapkan, kegiatan ini untuk menjaring masyarakat yang tidak membawa atau belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

Ia menambahakan, Operasi Yustisi dilakukan Satpol PP bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Dumai dan melibatkan aparat Polri, TNI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Dumai, dan lainya.

Lebih lanjut dijelaskanya, Operasi dilakukan untuk tertib administrasi, pasalnya kota Dumai juga merupakan  kota yang ber‎batasan dengan Negera tetangga. 

"Operasi ini mulai hari ini tanggal 4 sampai 7 November 2019 mendatang,  Operasi dilakukan untuk tertib Administrasi," katanya.

Dirinya mengingatkan, bagi warga yang ingin bepergian jangan lupa membawa identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Mereka yang terjaring akan dikenakan sidang di tempat dan wajib membayar denda sesuai ketentuan yang berlaku, sebesar Rp50.000" tegasnya. 

‎Bambang mengaku, untuk tahap pertama ini, sudah ada belasan orang yang terjaring di Jalan raya, itu belum termasuk yang ada di kos-kosan, penginapan dan lain sebagainya. 

‎Lebih lanjutditerangkanya, untuk tahap pertama ini pihaknya membagi tiga tim, yakni, tim razia di jalan raya, kos-kosan, hotel dan tempat lainnya.

Dirinya berharap  melalui kegiatan masyarakat, bisa sadar  bahwa  pentingnya mempunyai KTP serta membawanya kemana pun pergi.

"Ya tujuan kita adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwa KTP itu perlu dan dibawa saat bepergian, sebagai tanda pengenal, dan razia ini akan berlangsung hingga 7 November mendatang," pungkasnya. 

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved