Pekanbaru

Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Video Wall, Kadis Kominfo Pekanbaru Dipanggil Jaksa

Jaksa Penyelidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mulai mengundang sejumlah pihak untuk diklarifikasi.

Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Video Wall, Kadis Kominfo Pekanbaru Dipanggil Jaksa
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru Firmansyah Eka Putra saat diwawancarai wartawan, sesaat keluar dari ruang pemeriksaan di Kantor Kejati Riau, Kamis (7/11/2019). 

Selama 7 jam kegiatan klarifikasi, Eka dicecar sejumlah pertanyaan oleh Jaksa terkait dengan proyek pengadaan video wall itu.

“Jadi saya dimintai klarifikasi tentang pengadaan video wall di Kominfo tahun 2017. Anggarannya sekitar Rp4,4 miliar,” sebut Eka saat diwawancarai Tribun.

Lanjut dia, Jaksa memintai keterangan dari dirinya, tentang tugasnya, lalu seperti apa proses tahapan pengadaan video wall tersebut.

“Video wall ini kita beli lewat katalog. Semua proses tadi kita jelaskan secara detail. Ada 24 unit. Dimanfaatkan di Command Center,” jelasnya.

 Polda Riau Akan Cek Kepemilikan Pistol Bupati Rokan Hulu

Eka pun dengan tegas menepis isu yang berhembus, tentang proses pembelian barang di black market (pasar gelap).

“Kita belinya di katalog. Kejaksaan tentu merespon seluruh pengaduan. Makanya kita sebagai warga negara yang baik, wajib memberikan keterangan sejelas-jelasnya,” tuturnya.

“Begitu ada pengaduan kita beli di black market, kita tunjukkan, kita beli resmi kok di katalog. Ini kontraknya, ini ordernya, ini barangnya. Semua dokumen yang membuktikan kita beli resmi. Sistem purchasing, katalog kan milik pemerintah. Kita beli di sana,” bebernya lagi.

Diungkapkan Eka, klarifikasi yang disampaikan, khusus terkait video wall, yang meliputi barang-barang IT yang ada di katalog yang dibeli.

“Sesuai instruksi Presiden, diprioritaskan belanja-belanjanya di katalog. Ada sekitar 15 item,” pungkas Eka sambil berlalu.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved