Kuantan Singingi

UMK Kuansing Riau 2020 Naik 8,51 Persen Sehingga Jadi Rp 3 Juta Lebih, Tapi Menunggu Restu Bupati

Dalam rapat dewan pengupahan tersebut, tidak ada penolakan soal besaran kenaikan UMK 2020 ini.

UMK Kuansing Riau 2020 Naik 8,51 Persen Sehingga Jadi Rp 3 Juta Lebih, Tapi Menunggu Restu Bupati
Tribun Timur
Ilustrasi 

UMK Kuansing Riau 2020 Naik 8,51 Persen Sehingga Jadi Rp 3 Juta Lebih, Tapi Menunggu Restu Bupati

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Rapat dewan pengupahan di Kabupaten Kuansing, Riau pada Rabu kemarin (6/11/2019) memutuskan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kuansing untuk tahun depan sebesar 8,51 persen.

Namun angka kenaikan ini menunggu restu Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi.

Plt kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu dan Tenaga Kerja (PMPT Naker) Kuansing, Mardansyah mengatakan rapat pengupahan memutuskan kenaikan UMK Kuansing untuk tahun depan sebesar 8,51 persen.

"Kenaikan UMK Kuansing tahun depan itu sebesar 8,51 persen," kata Mardansyah, Kamis (7/11/2019).

FOTO: Sebanyak 65 Kilogram Ganja Kering Dimusnahkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau

Polda Riau Akan Cek Kepemilikan Pistol Bupati Rokan Hulu

Dikatakannya, dalam rapat dewan pengupahan tersebut, tidak ada penolakan soal besaran kenaikan UMK 2020 ini.

Sebab, terangnya, angka tersebut sudah ketetapan dan pihaknya tinggal mengikuti saja.

Bila dinominalkan, UMK Kuansing tahun depan menjadi Rp 3 juta lebih.

Mardansyah memang enggan merinci secara detail karena masih menunggu restu sang bupati.

"Dengan kenaikan 8,51 persen, UMK menjadi Rp 3 juta lebih," ujarnya.

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kuansing Tahun 2019 sendiri sebesar Rp 2.806.608,49.

Bila dibandingkan kenaikan UMK dari 2018 ke 2019 dengan kenaikan 2019 ke 2020, kenaikan UMK 2019 ke 2020 mengalami peningkatan. Sebab, kenaikan UMK 2018 ke 2019 hanya sebesar 8,03 persen.

Pemkab Inhil Riau Buka Pendaftaran Calon Direksi PDAM TI, Ini Syarat dan Tata Caranya

Hasil rapat dewan pengupahan Kuansing pada Rabu (6/11/2019) kemsrin belum ditandatangani bupati Kuansing. Sebab sang bupati berada di luar kota.

Selain itu, pihaknya juga akan menyampaikan hasil rapat ke bupati. Sehingga bisa memberikan masukan terkait putusan rapat dewan pengupahan.

"Kita minta masukan ke pak bupati dulu. Mana tau nanti ada masukannya," ucapnya. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved