Berita Riau

Fokus Majukan Wilayah Pulau, Demokrat Bengkalis Riau Gelar Ngobrol Politik Bersama Wabup Muhammad

Ketua DPC Demokrat Bengkalis, Nur Azmi Hasyim menyebut ngobrol politik ini sengaja dilaksanakan di kedai kopi, karena tempat ini ngumpulnya masyarakat

Fokus Majukan Wilayah Pulau, Demokrat Bengkalis Riau Gelar Ngobrol Politik Bersama Wabup Muhammad
istimewa
Ngobrol Politik (Ngopi) bareng Partai Demokrat bersama bakal calon Bupati Bengkalis Muhammad, Kamis (7/11/2019) di Kedai Update Bengkalis. 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Partai Demokrat Bengkalis kembali mengelar ngobrol politik (ngopi) saat menerima pengembalian formulir penjaringan bakal calon Bupati Bengkalis pada Pilkada 2020.

Kali ini Ngopi dilaksanakan di Kedai Update Bengkalis dengan narasumber Wakil Bupati Bengkalis Muhammad, Kamis (7/11/2019) siang.

Ketua DPC Demokrat Bengkalis, Nur Azmi Hasyim menyebut kegiatan ngobrol politik ini sengaja dilaksanakan di kedai kopi, karena tempat ini ngumpulnya masyarakat serta tempat bersosialisasi membahas pencalon bupati pada Pilkada 2020.

"Masyarakat kita ini sering ngumpul dan ngobrol politik di kedai kopi. Makanya kita buat beda ngobrol politik yang kita singkat ngopi, langsung dengan balon bupati agar suasana semakin cair dan penuh keakraban," kata Nur Azmi Hasyim.

Nur Azmi Hasyim menegaskan, bincang bincang politik ala Demokrat tidak hanya ditawarkan ke bakal calon tertentu. Tetapi kepada semua bakal calon yang ikut penjaringan di Partai Demokrat Bengkalis.

"Semua calon yang mendaftar ke Demokrat kita tawarkan konsep kita seperti ini. Selama ini pembicaraan politik sering muncul di kedai kopi. Kami punya konsep calonnya kita bawa biar masyarakat tahu inilah calon yang bakal bertarung di Pilkada 2020, kita ingin melihat ide dan gagasan mereka," imbuhnya.

Pada saat Ngopi bareng bersama Muhammad dihadiri perwakilan mahasiswa, tokoh masyarakat dan pengurus PAC Partai Demokrat.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad menyatakan keinginan maju sebagai bupati sangat kuat. Dengan harapan bisa memajukan Bengkalis lebih baik lagi.

"Sejak masa saya kecil, perkembangan atau kemajuan Bengkalis tidak ada perubahan terutama daerah pulau. Padahal dulu Bengkalis adalah pusat pendidikan dan saat ini belum tersentuh oleh pembangunan," kata Muhammad.

Harapan Muhammad tidak lain adalah mewujudkan Pulau Rupat sebagai kawasan ekonomi khusus bisa di percepat pembangunan baik infrastrukturnya.

"Akan kita buat tim khusus yang mengurus kawasan ekonomi khusus ini," terang Muhammad.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved