Larangan Saat Melakukan Umrah Beserta Tata Cara Pelaksanaan Umrah

Umrah sering disebut dengan haji kecil. Melaksanakan ibadah Umrah akan mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT.

Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Ilustrasi 

Setelah itu niat mengerjakan ibadah umroh dengan membaca bacaan niat umroh.

"Labbaikallahumma 'umratan"

Yang artinya "Aku sambut panggilanMu ya Allah untuk menjalankan umroh"

2. Setelah mengenakan pakaian ihram, seorang jamaah umroh dilarang untuk melakukan hal-hal yang sudah ditentukan syariat.

 Rekomendasi 6 Waktu Terbaik untuk Umrah, Bermanfaat Bagi yang Baru Pertama Umrah ke Tanah Suci

Jemaah Pria, dilarang:

• memakai pakaian biasa

• memakai alas kaki yang menutupi mata kaki

• menutup kepala dengan peci, topi, dan sebagainya

Jemaah wanita, dilarang:

• memakai kaus tangan

• menutup muka Bagi pria dan wanita, dilarang:

• memakai wangi-wangian

• memotong kuku, mencukur atau mencabut rambut/bulu

• memburu atau mematikan binatang apa pun

• menikah, menikahkan atau meminang wanita untuk dinikahi

• bermesraan atau berhubungan intim

• mencaci, bertengkar atau mengeluarkan kata-kata kotor

• memotong tanaman di sekitar Mekah

3. Menuju Masjidil Haram di Mekah.

Dalam perjalanan, memperbanyak bacaan kalimat talbiyah yang selalu diucapkan Rasulullah SAW ketika umroh dan haji.

"Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaik Laa Syarika Laka Labbaik. Innal Hamda Wan Ni'mata Laka Wal Mulk Laa Syarika Lak"

Artinya:

"Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu."

4. Thawaf.

Urutan umroh berikutnya adalah tawaf. Tawaf dilakukan sebanyak 7 kali yang dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir pula di Hajar Aswad.

Dalam melakukan urutan ibadah umroh yang satu ini disunnahkan pula untuk berlari-lari kecil di 3 putaran pertama dan berjalan biasa di 4 putaran terakhir.

Sebelum masuk Masjidil Haram, jamaah dianjurkan berwudhu terlebih dahulu.

Jamaah boleh masuk Masjidil Haram lewat pintu mana saja, tapi dianjurkan mengikuti contoh Rasulullah SAW yang masuk melalui pintu Babus Salam atau Bani Syaibah.

5. Sholat 2 Rakaat di Depan Makam Nabi Ibrahim

Tata cara umroh berikutnya yakni sholat 2 rakaat di depan makam Nabi Ibrahim.

Ketika shalat, dianjurkan untuk membaca surat Al Kaafirun pada rakaat pertama. Sedangkan pada rakaat kedua membaca dianjurkan untuk membaca surat Al Ikhlas.

6. Istirahat sejenak dan minum air zam-zam

Usai shalat dua rakaat, urutan umroh selanjutnya adalah beristirahat dan minum air zam-zam. Ketika minum air zam-zam jangan lupa membaca doa minum air zam-zam yang berbunyi:

“Allahumma inni asaluka ilman nafian wa rizqon waasian wa syifaan min kuli daain wa saqomin bi rohmatika yaa arhamar roohimiin.” (Ya Allah aku mohon padamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit).

 13 Barang yang Tak Boleh Lupa Dibawa Jemaah ke Tanah Suci, yang Pertama Kali Umrah Wajib Tahu

7. Sai sebanyak tujuh kali.

Sa’i dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwah sebanyak 7 kali putaran. Usahakan ketika berada di atas Bukit Shafa kemudian menghadap ke arah Ka’bah lalu membaca doa yang berbunyi:

“Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, walillaahil hamdu, AllaahuAkbar, ‘alaamaa hadaanaa walhamdulillahi ‘alamaa aulaana, Laa ilaaha illaallahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu biyadihil khaiiru wahuwa ‘alaa kulli syai inqadiir. Laa ilaaha illallahu wahdahu lasyarika lah, anjaza wa’dahu wanasara ‘abdahu wahazamal ahzaaba wahdah, laa ilaha illallahu walana’ budu illaa iyyaahu mukhilisiina lahuddiina walau karihal kaafiruun.”

8. Tahallul

Tata cara umroh yang paling terakhir adalah bertahallul. Setelah melakukan beberapa rangkaian ibadah, jamaah bertahallul atau memotong rambut di Bukit Marwah. Untuk laki-laki lebih baik mencukur rambut sampai habis lalu perempuan memotong rambut minimal 3 helai.

Penulis: M Iqbal
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved