Siswa SMP di Pekanbaru Dibully di Sekolah, Patah Hidung, Guru Tak Melerai, Sekolah Sebut Bergurau!

Berdasarkan keterangan paman korban, Muchtar (43), korban selama sekolah ternyata sudah sering dibully dan diancam hingga diperas.

Siswa SMP di Pekanbaru Dibully di Sekolah, Patah Hidung, Guru Tak Melerai, Sekolah Sebut Bergurau!
Dok. Akun FB Rani Chambas
Siswa SMP yang diduga jadi korban perundungan saat dirawat di rumah sakit di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/11/2019). 

Siswa SMP di Pekanbaru Dibully di Sekolah, Patah Hidung, Guru Tak Melerai, Sekolah Sebut Bergurau!

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nasib malang dialami FA, siswa SMPN 38 Pekanbaru, Riau. Korban dibully dua orang teman sekelasnya.

Berdasarkan keterangan paman korban, Muchtar (43), korban selama sekolah ternyata sudah sering dibully dan diancam hingga diperas.

"Dia (korban) sudah sekitar lima bulan sekolah disitu (SMPN 38). Selama dia disitu, uang jajannya dirampas dan diancam supaya tidak ngadu ke orangtuanya," kata Muchtar kepada Kompas.com, Jumat (8/11/2019).

Bahkan, kata dia, setelah korban dibully hingga mengalami patah hidung, Selasa (5/11/2019) siang, pelaku juga mengancam korban supaya tidak mengadu kepada orangtuanya.

Kedua pelaku meminta korban agar mengaku terluka akibat terjatuh.

Diminta mengaku terjatuh

"Awalnya dia emang ngaku hidungnya berdarah karena jatuh. Tidak ngaku kalau dia habis dipukul. Mungkin dia takut, karena (pelaku) lebih besar badannya dan tua dari dia," ujar Muchtar.

Namun, sambung dia, setelah diajak cerita dan dibujuk oleh tantenya, barulah korban mengaku dipukul temannya dengan kayu.

Siswa Jadi Korban Bully Hingga Hidung Patah, Disdik Pekanbaru Belum Berencana Beri Sanksi Tegas

Korban mengaku dibully dua orang teman sekelasnya. Akibatnya, korban mengalami patah hidung.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved