Nasib Terkini Meimeris Tumanggor, TKW yang Sempat Sakit dan Telantar di Malaysia

Meimeris Tumanggor yang sempat sakit dan terlantar, kemudian ditemukan di depan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang dan akhirnya

Nasib Terkini Meimeris Tumanggor, TKW yang Sempat Sakit dan Telantar di Malaysia
ISTIMEWA
Kondisi Meimeris Tumanggor di Malaysia saat ditelantarkan majikannya 

Sempat bekerja 3 tahun di satu sekolah di Bukit Martajam, Penang, tanpa diberi gaji dan ketika jatuh sakit ditinggalkan majikannya di halaman depan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang.

Namun karena tidak punya paspor dan takut ditahan serta dipulangkan, Meimeris tidak berani masuk KJRI, dan cuma berani di halaman KJRI.

Kemudian dia ditemukan anggota NGO Perkumpulan Persatuan Masyarakat Indonesia di Malaysia (Permai) dan kemudian membawanya ke Rumah Sakit Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam Penang.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyebut telah berhasil membawa pulang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumut Meimeris Tumanggor dari Malaysia.

Edy Rahmayadi mengatakan, kini Meimeris Tumanggor sudah dalam perjalanan ke Sumut melalui lintas perairan. Dirinya mengaku mengapa tidak pulang naik pesawat, karena Meimeris Tumanggormengidap penyakit TBC yang tidak diperbolehkan melalui tranportasi udara.

"Sore ini kembali dari Penang, tetapi tidak di izinkan naik. Karena kondisinya mengidap penyakit TBC. Kita berangkatkan melalui jalur laut dari sana kemari. Memang itu sop dari sana," katanya, saat ditemui usai menghadiri rapat Paripurna, di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Selasa (27/8/2019).

Meimeris Tumanggor ditelantarkan majikannya di Malaysia karena sakit. Kini akan dibawa pulang Pemprov Sumut.
Meimeris Tumanggor ditelantarkan majikannya di Malaysia karena sakit. Kini akan dibawa pulang Pemprov Sumut. (Facebook/Edoy Tamba)

Diberitakan, Punguan Pomparan Raja Tamba Tua (PPRTB) mengapresiasi sikap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Pemerintah Malaysia mencari majikan TKI asal Sumut, Meimeris Tumanggor yang ditelantarkan setelah mengalami sakit.

"Sebagai warga Sumut dan putra batak, kami sangat mengapresiasi tindakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut terhadap Meimiris Tumanggor dengan mengutus Sekda Hj Sabrina Dalimunthe ke Penang," ujar Edison Tamba, satu di antara dewan pendiri punguan dan yayasan PPRTB Se-Indonesia.

Dipaparkan Sekjen Pokja Humas KNPI Sumut yang karib disapa Edoy ini, langkah Pemprov Sumut dalam melindungi dan menjaga warganya ini dinilai luar biasa dan patut dibanggakan.

Secara adat Meimeris Tumanggor merupakan bagian keluarga kami (PPRTB). Karena merupakan boru (anak perempuan-istilah dalam Adat Batak). Kami harapkan, langkah hukum yang sedang dipersiapkan nantinya memberikan sepenuhnya apa yang menjadi hak Meimeris Tumanggor. Majikan dan Agen yang mengirimnya melalui biro jasa agar bertanggungjawab terhadap kesembuhan Meimiris Tumanggor serta bantuan biaya selama Meimiris tidak bekerja," ujarnya.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved