Berita Riau

Ada Lomba Syair Perang,Sanggar Sekayuh Sehati Siak Riau Hidupkan Tradisi Lisan dan Sastra Melayu

Pihaknya menggelar cabang lomba syair perang Siak untuk tingkat SD, cabang lomba pantun buka pintu dan senandung menidurkan anak untuk SMP.

Ada Lomba Syair Perang,Sanggar Sekayuh Sehati Siak Riau Hidupkan Tradisi Lisan dan Sastra Melayu
istimewa
Peserta festival seni tradisi lisan dan sastra Melayu Siak yang ditaja Sanggar Seni Sekayuh Sehati berfoto bersama di gedung Tengku Mahratu, pekan lalu. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Pegiat Sanggar Sekayuh Sehati Siak merealisasikan komitmennya untuk menghidupkan kembali seni tradisi lisan dan sastra Melayu Siak dengan program workshop dan festival. Beragam lomba dalam festival itu diikuti oleh 98 peserta.

"Sangar Sekayuh Sehati binaan SMPN 1 Mempura. Kami melaksanakan festival seni tradisi lisan dan sastra Melayu Siak ini, Rabu lalu di Gedung Mahratu. Ternyata animo masyarakat cukup tinggi," kata Ketua Sanggar Sekayuh Sehati Siak, Winda Harniati, Minggu (10/11/2019).

Ia menjelaskan, festival itu merupakan tindak lanjut dari workshop pada 30 Oktober lalu.

Pada festival ini, pihaknya menggelar cabang lomba syair perang Siak untuk tingkat SD, cabang lomba pantun buka pintu dan senandung menidurkan anak untuk SMP.

Terakhir cabang lomba gurindam 12 untuk tingkat SMA sederajat dan mahasiswa.

"Kegiatan ini sangat antusias diikuti oleh para peserta lomba dan semangat dari guru pembimbingnya masing-masing," kata dia.

Winda menerangkan, dengan tingginya antusiasme peserta pada ajang workshop dan festival, ia akan melanjutkan proses pengembangan kembali seni tradisi lisan dan sastra Melayu Siak.

Tujuannya untuk melestarikan seni dan budaya asli Siak, dalam rangka menunjang Siak sebagai destinasi wisata di Riau.

"Kalau bukan kita siapa lagi. Karena itu kita mulai kembali melestarikan tradisi asli kita. Ini namanya membangkit batang terendam," kata dia.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kemendikbud dan Bupati Siak yang telah memfasilitasinya untuk menggelar kegiatan itu. Kegiatan itu dibuka oleh staf ahli bidang ekonomi pembangunan dan keuangan Pemkab Siak Hj Robiati, MP. Ia terkesima melihat
indahnya tradisi lisan dan sastra Melayu Siak melalui festival itu.

"Saya kagum dengan hasil karya peserta pada festival itu. Saya jauh merasakan, betapa indah dan kayanya seni tradisi kita yang bisa kita banggakan kepada masyarakat luar," kata Robiati. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved