Berita Riau

Anggota DPRD Siak Riau Aktif sebagai Anggota Tagana karena Panggilan Jiwa

Meski sudah berusia 54 tahun, Syamsurijal anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD Siak tetap aktif turun ke lapangan.

Anggota DPRD Siak Riau Aktif sebagai Anggota Tagana karena Panggilan Jiwa
istimewa
Anggota DPRD Siak Syamsurijal

TRIBUNSIAK.COM, SIAK- Anggota DPRD Siak, Provinsi Riau, Syamsurijal mendukung Dinas Sosial (Dinsos) Siak melaksanakan perekrutan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) muda. Sebab, ia juga merupakan anggota Tagana sejak 2007 silam.

"Menjadi anggota Tagana ini adalah panggilan jiwa. Karena kita sebagai anggota Tagana bukan terima gaji, namun sebagai relawan yang siap turun kapan saja di berbagai lokasi bencana," kata Syamsurijal, Minggu (10/11/2019).

Meski sudah berusia 54 tahun, anggota Fraksi Partai Demokrat itu tetap aktif turun ke lapangan. Saat perekrutan anggota Tagana Muda, ia selalu hadir memakai baju lapangan Tagana.

Syamsurijal sudah lebih dahulu bergabung menjadi anggota Tagana ketimbang terjun ke dunia politik. Ia ikut bemandikan keringat mengikuti pelatihan dasar Tagana yang terkenal keras untuk mendapatkan Nomor Induk Anggota Tagana (NIAT).

"Tidak mudah mendapatkan NIAT. Kalau tidak mengukuti prosedurnya tidak satupun yang diberikan NIAT. Sebab, perekrutan Tagana bukan main-main," kata dia.

Menurut dia, jarang orang tahu kalau dirinya merupakan anggota aktif Tagana. Sebab, 7 tahun sebelum terpilih sebagai anggota DPRD Siak dari Partai Demokrat, Dapil Tualang, Syamsurijal sudah lulus menjadi anggota Tagana.

"Tidak pernah saya membawa-bawa politik di Tagana. Sebab, di Tagana ini kita diajarkan dan dididik bisa menjaga integritas," kata dia.

Syamsurijal juga ikut mendorong Tagana Kabupaten Siak terus berkembang sehingga menjadi Tagana yang disegani secara nasional. Kamis (7/11/2019) lalu telah dikukuhkan 23 anggota Tagana Muda.

"Itupun yang ikut 24 orang, karena 1 kurang disiplin maka yang lulus 23 orang," kata Plt Kepala Dinas Sosial Siak Hj Robiati.

"Mereka siap turun ke daerah-daerah bencana. Mereka langsung dilatih oleh instruktur dari Kemensos dan Tagana Provinsi Riau. Latihan mereka memang berat, ada teori, praktik, cepat tanggap, mental, kekompakan dan lain-lain," sambung Robiati. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved