Berita Riau

Peselancar Perancis Antony Nicolas Bakal hadir Taklukkan Ombak Tujuh Hantu di Event Bono Surfing

Antony Nicolas yang mengajak para peselancar luar negeri mengenal Bono yang juga bergelar Ombak Tujuh Hantu itu.

Peselancar Perancis Antony Nicolas Bakal hadir Taklukkan Ombak Tujuh Hantu di Event Bono Surfing
istimewa
Panggung utama Bono Surfing atau Bekudo Bono yang disiapkan panitia di Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Teluk Meranti, Minggu (10/11/2019). 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Surfer asal Perancis Antony Nicolas sudah diminta hadir pada ajang Bono Surfing yang bakal dimulai Senin (11/11/2019) hingga Kamis (14/11/2019).

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pelalawan mempersiapkan berbagai rangkaian acara mengisi Bono Surfing. Event yang sudah masuk dalam kalender wisata nasional di Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini bakal dihadiri oleh para peselancar profesional baik dari manca negara maupun dalam negeri.

"Besok peselancar dari Perancis, Brazil, dan Bali mulai berdatang, sesuai dengan konfirmasi terakhir. Biasanya mereka langsung menuju Teluk Meranti," terang Kepala Disparbudpora Pelalawan, Andi Yuliandri, Minggu (10/11/2019).

Disparbudpora, kata Andi Yuliandri, meminta peselancar Perancis Antony Nicolas untuk hadir lebih dulu, sebagai surfer yang sudah berpengalaman menaklukan keganasan Ombak Bono Sungai Kampar.

Antony Nicolas yang mengajak para peselancar luar negeri mengenal Bono yang juga bergelar Ombak Tujuh Hantu itu.

Andi merincikan, rangkaian acara akan dimulai Senin, dengan agenda pembukaan Bono Surfing atau Bekudo Bono di lapangan Ruang Publik Kreatif (RPK) Pangkalan Kerinci.

Dimeriahkan dengan pertunjukan musik menggandeng group musik Bono Jazz untuk menghibur pengunjung.

Selain itu, musisi dari Malaysia, Sungapura, dan grup tari dari Pelalawan akan bergantian mengisi panggung malam pembukaan event wisata itu.

"Kita usahakan para peselancar juga ikut cara malam di RPK Pangkalan Kerinci. Kemudian acara selanjutkan akan di gelar di Teluk Meranti," tambah Andi.

Hari kedua, Selasa (12/11/2019), pertunjukan musik dan tarian budaya tetap digelar di Teluk Meranti. Ditambah dengan pertunjukan permainan rakyat seperti gasing, enggrang, hingga bakiak yang melibatkan masyarakat lokal.

Acara itu akan berlangsung hingga Rabu (13/11/2019), sekaligus babak penyisihan Bekudo Bono bagi warga tempatan.

Kemudian puncak acara pada Kamis (14/11/2019) nanti, fokus pelaksanaan eksebisi Bono Surfing bagi para peselancar dengan kelas-kelas yang telah dibagi.

"Kita juga persiapkan helikopter jika kemudian ada perubahan jadwal seperti Pak Menteri atau Wakil Menteri yang datang nanti," ujar Andi. (Tribunpekanbaru.com/johannes wowor tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved