Perkembangan Terbaru Kasus Threesome Siswi SMK dengan Gurunya, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Ini

Bahwa ada sebuah fakta yang terungkap dari hasil visum kasus threesome seorang siswi SMK dengan gurunya. Diketahui pula bagaimana kronologinya

Perkembangan Terbaru Kasus Threesome Siswi SMK dengan Gurunya, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
Surya
(ilustrasi) Perkembangan Terbaru Kasus Threesome Siswi SMK dengan Gurunya, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Ini 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Inilah perkembangan terbaru kasus seorang guru mengajak siswinya melakukan threesome atau berhubungan badan bertiga.

Polisi sudahb mendapatkan hasil visum terkait peristiwa tersebut.

Hasilnya mengejutkan bahwa memang benar sudah ada peristiwa threesome.

Diketahui juga bahwa korban yang merupakan siswi SMK sempat menolak dan mendorong tubuh lelaki.

Namun tangannya ditarik oleh gurunya sendiri sampai akhirnya pekaiannya mudah dilucuti.

Kronologi peristiwa pun kemudian terungkap jelas

Aparat Satuan Reskrim Polres Buleleng telah menerima hasil visum pelajar SMK berinisial V (16) yang menjadi korban aksi threesome (melakukan hubungan seks bertiga).

VIRAL Ibu Guru Ajak Murid Threesome, Begini Kata Dr. Boyke: Beberkan Kondisi Psikologi

Ibu Guru Ajak Muridnya Siswa SMK Threesome dengan Pacar Gelap, Awalnya dari Nonton Video

FAKTA-FAKTA Ibu Guru Ajak Siswi SMK Threesome Bareng Selingkuhan, Raba & Praktekkan Adegan Ranjang

Ibu Guru di Bali Ajak Siswinya Threesome Bareng Pria Selingkuhannya: Hajar Aja Udah, Ada Saya!

Dari hasil pemeriksaan, pihak medis menemukan adanya luka robek pada kelamin korban.

Dengan hasil ini, ia akan menjerat Anak Agung Putu Wartayasa (36) dengan pasal 82 ayat (1) dan (2) dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

"Hasil visum itu telah diterima sejak Jumat sore," ujar Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto, Minggu (10/11).

Sementara untuk Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 82 ayat (1), (2) dan (3) Jo pasal 81 ayat (1) dan (2) dengan ancaman 15 tahun penjara ditambah sepertiga dari hukuman, mengingat yang bersangkutan merupakan seorang tenaga pendidik.

Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved