Bono Surfing 2019

Pesilancar Asal Perancis Antony Nicholas dan Fredric Jajal Ombak Bono pada Bono Surfing 2019 di Riau

Pesilancar asal Perancis, Antony Nicholas dan Fredric akan menjajal Ombak Bono pada Bono Surfing 2019 di Riau yang sudah dimulai tanggal 11 November

Pesilancar Asal Perancis Antony Nicholas dan Fredric Jajal Ombak Bono pada Bono Surfing 2019 di Riau
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Pesilancar Asal Perancis Antony Nicholas dan Fredric Jajal Ombak Bono pada Bono Surfing 2019 di Riau 

"Kita sedang mempersiapkan semua yang dibutuhkan untuk acara ini. Termasuk berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pariwisata yang turut membantu dan mendukung acara," tandas Kepala Disparbudpora Pelalawan, Andi Yuliandri, kepada tribunpelalawan.com Jumat (8/11/2019).

Adapun jadwal acara selama pelaksanaan Bono Surfing dimuali Senin (11/11/2019) diawali dengan pembukaan sekaligus festival musik dengan menggandeng Bono Jazz.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

 1.332 Pengendara Terjaring Operasi Zebra 2019 di Pelalawan, 18.725 Pengendara di Riau Ditilang

 Bawaslu Bengkalis Ingatkan Partai Politik Jangan Bermain Uang dalam Penjaringan Balon Kepala Daerah

 Rekrutmen 36 Panwascam untuk Pilkada Riau 2020, Ini Penjelasan Bawaslu Pelalawan tentang Tahapannya

Acara musik ini yang diselenggarakan di lapangan Ruang Publik Kreatif (RPK) Pangkalan Kerinci digelar jam 20.00 wib.

Selanjutnya pada Selasa (12/11/2019) pertunjukan musik dan kebudayaan lokal di selenggarakan di Kecamatan Teluk Meranti mulai siang hingga malam hari.

Kemudian dilanjutkan pada Rabu (13/11/2019) lanjutan pertunjukan budaya dan tarian serta permainan tradisional seperti gasing dan perahu air.

Acara puncak Hari Kamis (14/11/2019) digelar mulai pagi hingga sore di Sungai Kampar Kecamatan Teluk Meranti.

Diikuti oleh surfer dari mancara negara dan dalam negeri sekaligus kontes mencari pemenang.

Pejabat Kemenpar dijadwalkan hadir melihat langsung event wisata nasional itu.

"Bono Surfing sudah masuk dalam kalender wisata nasional. Pejabat Kemenpar yang membidangi itu pasti hadir dan mungkin berasama dengan deputi atau selevelnya," tandas Andi.

Bono Surfing 2019 di Riau Hadir Para Surfer Mancanegara

Bono Surfing 2019 di Riau, para surfer mancanegara akan taklukan ombak bono Sungai Kampar dan Gelombang Tujuh Hantu atau seven ghost.

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pelalawan Riau kembali menggelar Bono Surfing 2019 ini di Sungai Kampar Kecamatan Teluk Meranti.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

Baca: UJIAN CAT CPNS 2019 Dilaksanakan di Setiap Daerah, BKN Regional XII Ungkap Tahapan Seleksi CPNS 2019

Baca: Ustadz Abdul Somad Unggah Foto Jadul Saat Jadi Santri, Netizen Tebak Mana UAS: Chubby, Tembem, Gemes

Baca: Setiap Desa Dapat JATAH Rp 200 Juta, Bankeu Desa di Riau akan Disalurkan, Kata PMD Bulan November

Event pariwisata yang mengeksplorasi ombak bono Sungai Kampar ini dilaksanakan rutin setiap tahun yang mengundang pesilancar lokal, nasional, maupun manca negara.

Para surfer akan menjajal keganasan ombak bono tepat pada puncak ketinggian gelombangnya.

"Tahun ini Bono Surfing digelar 11 November. Itu perencanaan kita. Jika di Kalender Pariwisata Nasional namanya Bono Surfing tapi kita tetap pakai nama Bekudo Bono," terang Kepala Disbudparpora Pelalawan, Andi Yuliandri, kepada tribunpelalawan.com, Selasa (22/10/2019).

Andi Yuliandri menerangkan, untuk menghadirkan surfer luar negeri, pihaknya sudah beberapa kali berkomunikasi dengan Anto Nicolas, pesilancar yang sudah akrab dengan ombak bono sejak awal.

Surfer asal Perancis itu bersedia membawa teman-temannya untuk meramaikan Bono Surfing pada hari puncak nanti.

Sebagai kompensasinya, panitia menggratiskan para surfer itu bermain selama tiga hari dengan fasilitas yang disediakan seperti speedboat dan peralatan lainnya.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pesilancar nasional dan lokal terkait pelaksanaan acara tersebut.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

Baca: Korban Mengejar Sambil Teriak Minta Tolong Dua Remaja Riau Nekat Menjambret dan Nyaris Dihajar Massa

Baca: Jarum Suntik Berserakan, Selang Infus Masih Berdarah, Temuan Wakil Rakyat di Riau Saat SIDAK RSUD

Baca: RINCIAN Formasi CPNS 2019 di Pemkab Kuansing dalam Seleksi CPNS 2019 di Riau, Tersedia 260 Formasi

Termasuk Kementerian Pariwisata yang telah memasukan Bono Surfing dalam kalender wisata nasional serta memberikan dukungan penuh.

"Kita juga siapkan acara lain sebagai rangkaiannya. Seperti camping serta pertunjukan musik. Sekarang kita sedang mendesain kegiatanya," tandas Andi.

Ayo Berwisata ke Teluk Meranti Menyaksikan Dahsyatnya ombak bono

Menakjubkan, itu kata yang tepat disematkan untuk ombak bono di muara Sungai Kampar di Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Indonesia.

Saat ini, ombak bono sedang berlangsung dan akan berlangsung hingga tanggal 2 Desember 2018 mendatang.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

Baca: VIRAL Selebgram Cantik Ini Rela Dimadu, Bahkan Ucapkan Terima Kasih kepada Istri Lain Suaminya

Baca: BREAKING NEWS : CUACA Riau Siang Ini, Pelalawan Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

Baca: WISATA Alam di Riau, Bandar Bakau Mengungkap KISAH Darwis M Saleh, 20 Tahun Hidup Bersama Bakau

Peselancar mancanegara dan domestik sudah berada di Teluk Meranti untuk menjajal ombak bono, dan saat ini juga ada even pariwisata yang diberinama Bono Surfing.

Pemecahan rekor berselancar terpanjang diatas Ombak Bono ,Sungai Kampar, Teluk Meranti.
Pemecahan rekor berselancar terpanjang diatas Ombak Bono ,Sungai Kampar, Teluk Meranti. (Tribunpekanbaru/Johanes)

ombak bono mulai sudah terkenal hingga ke mancanegara sebagai ombak yang unik dan bagus untuk berselancar.

Untuk mengakomodir dan mengkoordinir para peselancar mancanegara beraksi di ombak bono ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menggelar Bono Surfing.

Para pesilancar yang akan memeriahkan event Bono Surfing tiba di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Kamis (22/11/2018), atas undangan dari panitia pelaksana.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

Baca: VIRAL Selebgram Cantik Ini Rela Dimadu, Bahkan Ucapkan Terima Kasih kepada Istri Lain Suaminya

Baca: Wisata Laut di Riau, Nikmati Semilir Angin Pantai Koneng, Indahnya Bersama Keluarga di Akhir Pekan

Baca: PRABOWO Jadi Menhan? Pengamat: Gerindra Harus Jelaskan kepada Warga Riau Alasan Prabowo Bergabung

Surfer profesional yang akan menjajal keganasan ombak bono Sungai Kampar itu berasal dari manca negara dan domestik.

Dua diantara berasal dari Australia dan empat lagi anggota komunitas pesilancar dari Pulau Bali.

"Sedang dijemput ke bandara dan langsung dibawa ke Teluk Meranti," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pelalawan, Andi Yuliandri, kepada tribunpelalawan.com, Kamis (22/11/2018).

Peselancar beraksi saat tampil dalam lomba selancar Gelombang Bono, Sungai Kampar, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (21/11/2013). Lomba tersebut merupakan rangkaian dari Festival Bekudo Bono 2013.
Peselancar beraksi saat tampil dalam lomba selancar Gelombang Bono, Sungai Kampar, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (21/11/2013). Lomba tersebut merupakan rangkaian dari Festival Bekudo Bono 2013. (TRIBUN PEKANBARU / MELVINAS PRIANANDA)

Dijelaskannya, para pesilancar yang diundang itu berencana tampil pada acara puncak Bono Surfing pada hari Sabtu (24/11/2018) mendatang.

Kemungkinan mereka akan mencoba bersilancar juga besok, Jumat (23/11/2018) sebagai perkenalan sebelum hari puncak.

Baca: ombak bono, Para Peselancar Mancanegara dan Domestik Tiba di Teluk Meranti, Meriahkan Bono Surfing

Baca: ombak bono 2018 di Pelalawan Sedang Berlangsung, Ini Fakta Gelombang Tujuh Hantu/Seven Ghost Itu

Hanya saja, kata Andi, pihaknya hanya mengakomodasi penginapan para surfer saja.

Untuk kebutuhan speedaboat penyelamat dan pendukung penampilan mereka merupakan biaya sendiri.

"Biaya speedboat yang mahal. Karena satu speed hanya bisa melayani dua orang pesilancar. Jika enam surfer berarti ada tiga speed. Mereka biaya sendiri," tandas Andi.

Seperti diketahui, event Bono Surfing akan digelar selama tiga hari mulai tanggal 22 sampai 24 November.

Event ini masuk dalam kalender wisata nusantara yang didukung penuh Kementerian Pariwisata.

Gelombang Tujuh Hantu atau Seven Ghost

Sejak pertama kali ombak bono (tidal bore) ditemukan, semakin banyak peselancar nasional dan internasional yang telah mencoba dahsyatnya Ombak tujuh hantu (seven ghost) ini.

Baca: Ini Jadwal ombak bono 2018, Jangan Lupa Saksikan Keganasannya

Baca: Bono Surfing Riau di Teluk Meranti Dimulai Hari Ini, Bekudo Bono Jadi Puncak Bono Surfing

Ombak Bono terdapat di Sungai Kampar, Kelurahan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

ombak bono atau dalam bahasa ilmiah disebut dengan tidal bore, adalah Ombak yang terjadi di Sungai Kampar.

Pemecahan rekor berselancar terpanjang diatas Ombak Bono ,Sungai Kampar, Teluk Meranti.
Pemecahan rekor berselancar terpanjang diatas Ombak Bono ,Sungai Kampar, Teluk Meranti. (Tribunpekanbaru/Johanes)

Ombak muncul karena pertemuan arus pasang air laut dengan arus pasang air sungai pada waktu tertentu ditambah dengan adanya penyempitan pertemuan arus dikarenakan sebuah pulau muda yang membelah Sungai Kampar tepatnya di bagian muara sungai.

Gelombang ini juga terkenal dengan sebutan Seven Ghost (Tujuh Hantu) karena gelombang yang dihasilkan bisa mencapai tujuh ombak berurutan dan menciptakan kubah (barrel) seperti layaknya ombak laut.

Beberapa peselancar internasional yang sudah pernah mencoba berselancar dengan ombak bono berasal dari negara Perancis, Brasil, Inggris, Jerman, Kanada, Belgia, Amerika Serikat, Australia, Singapura, dan lainnya.

Baca: Dimulai Pertunjukan Seni dan Budaya, Event Bono Surfing akan Dihadiri Deputi Kemenpar

Baca: Enam Peselancar Manca Negara dan Domestik Dipastikan Hadir pada Event Bono Surfing Pekan Depan

Bahkan perusahaan dunia sekelas Rip Curl juga telah melakukan ekspedisi di ombak bono ini pada Maret 2011 yang lalu.

Durasi ombak bono ini dapat menempuh hampir 30 sampai 40 kilometer dengan waktu tempuh berkisar antara 1,5 jam sampai 2 jam yang diawali dari Pulau Muda sampai dengan Teluk Binjai di Sungai Kampar.

Pariwisata Bono memiliki keunikan yang akan selalu dicari para pencita olahraga ekstrem, sehingga festival tersebut perlu dikembangkan dengan lebih banyak melibatkan masyarakat dan budaya setempat.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan menjadikan bono sebagai obyek wisata yang dapat dikembangkan di masa depan.

Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, potensi wisata Bono bisa membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dan juga pemasukan bagi pendapatan daerah.

Ia berharap, masyarakat setempat bisa ikut berpartisipasi di dalamnya dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan serta kearifan dan tradisi lokal.

"Kita berharap dengan adanya wisata ini masyarakat dapat meningkat perekonomiannya. Mengenai budaya, jangan terbawa oleh arus masuknya budaya luar jadi keimanan masyarakat tetap kita jaga," kata Harris. 

Baca: Peselancar Australia Dipastikan Hadir pada Bono Surfing di Teluk Meranti 22-24 November Mendatang

Baca: Masuk Kalender Pariwisata Nusantara, Ini Jadwal Bono Surfing di Teluk Meranti

Sementara itu, rekor berselancar terpanjang juga terjadi di ombak bono ini.

Adalah para surver yang menjajal keganasan ombak bono Sungai Kampar adalah James Cotton, Roger Gamble, Zig Van Der Sluy, dan David Ho.

Peselancar mancanegara itu hendak memecahkan rekor yang ditorekan oleh Steve King pada Guinnesbook Recor.

Dimana Steve King mencatat rekor bersilancar di atas ombak ganas itu hingga 12 Kilometer (Km). 

Namun, jarak itu bisa dilampui oleh James Cotton, Roger Gamble, Zig Van Der Sluy, dan David Ho dengan panjang 17,2 Km dalam waktu 1,2 jam.

Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung - Pesilancar Asal Perancis Antony Nicholas dan Fredric Jajal Ombak Bono pada Bono Surfing 2019 di Riau

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved