Siak

Program Siak Hijau untuk Penanggulangan Karhutla

Program Siak Hijau mengedepankan aspek lingkungan pada setiap kebijakan, program OPD dan kelurahan.

Program Siak Hijau untuk Penanggulangan Karhutla
TRIBUN PEKANBARU/MAYONAL PUTRA
KUNJUNGAN - Bupati Siak Alfedri memakai masker saat mengatur rencana bersama tim saat mengunjungi lokasi Karhutla di Rawang Air Putih, Sabtu (10/8/2019). 

Program Siak Hijau untuk Penanggulangan Karhutla

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kabupaten Siak memiliki kekayaan gambut terbesar di Pulau Sumatra, dengan luas wilayah gambut mencapai 57 persen dari total wilayah Kabupaten Siak, dan 21persennya merupakan gambut dengan kedalaman 312 meter.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak dalam kebijakan pembangunan lingkungan, senantiasa mengutamakan nilai konservasi dan restorasi untuk pengembangan lahan gambut.

Program Siak Hijau mengedepankan aspek lingkungan pada setiap kebijakan, program OPD dan kelurahan.

Dan merangkul semua lapisan masyarakat, termasuk NGO dan perusahaan serta masyarakat luas. Program ini adalah komitmen Bupati Siak Alfedri untuk pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Siak.

SIAK HIJAU - Bupati Siak Alfedri memberikan paparan tentang Siak Hijau di forum Lingkar Temu Kabupaten Lestari, Selasa (8/10/2019) di Jakarta.
SIAK HIJAU - Bupati Siak Alfedri memberikan paparan tentang Siak Hijau di forum Lingkar Temu Kabupaten Lestari, Selasa (8/10/2019) di Jakarta. (Istimewa)

Apalagi itu sudah dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2018 tentang Inisiatif Siak Hijau, yang fokus pada upaya konservasi, perkebunan, industri dan pemukiman.

"Program ini sedang kita kembangkan untuk mencegah Karhutla. Kita libatkan semua pihak agar satu persepsi. Perusahaan yang ada di Siak juga sudah menyatakan kesediaan untuk mendukung program ini," kata Alfedri.

Program tersebut juga sudah didedahkan di berbagai forum bergengsi. Bahkan ia sudah menyampaikan program itu di Bogota, Kolombia Mei 2019 lalu.

Terakhir ia mendedahkan program Siak Hijau pada acara diskusi dan pengarahan media bersama anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari se Indonesia, di Sofyan Hotel Cut Meutia, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10). Kegiatan itu bertajuk “Kabupaten Hijau : Salah Satu Upaya Pencegahan Karhutla.

"Saya menjadi pembicara terkait topik bahasan Kolaborasi Menuju Kabupaten Siak Hijau Bebas Asap, bersama Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Bapak Nazir Foead, perwakilan Sedagho Siak, dan Petra Meekers – Unilever, tahapan pembuatan Peta jalan Kabupaten Siak Hijau, proses kolaborasi mitra pembangunan dan pemerintah kabupaten dalam penyusunan Peta Jalan Siak Hijau, serta komitmen dan aksi Kabupaten Siak dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," sebut Alfedri. (*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved