Siswa Patah Hidung, Wawako Pekanbaru Minta Disdik Usut Tuntas Kasus Bullying di SMPN 38

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi meminta Dinas Pendidikan harus mengusut tuntas dugaan bullying atau perundungan siswa SMPN 38.

Siswa Patah Hidung, Wawako Pekanbaru Minta Disdik Usut Tuntas Kasus Bullying di SMPN 38
Dok. Akun FB Rani Chambas
Siswa SMP yang diduga jadi korban perundungan saat dirawat di rumah sakit di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/11/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi meminta Dinas Pendidikan harus mengusut tuntas dugaan bullying atau perundungan siswa SMPN 38 Pekanbaru.

Aksi perundungan itu menyebabkan seorang siswa harus mendapat perawatan medis di rumah sakit dengan hidung patah.

"Terkait kejadian di SMP 38, harus segera diusut tuntas," kata Ayat diminta tanggapannya, Senin (11/11/2019).

Ayat mengaku sudah memerintahkan kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru ke lapangan.

Disdik harus melakukan penelusuran ke sekolah agar memperoleh fakta terkait aksi tersebut.

Namun hingga kini Ayat belum menerima laporan terkait aksi perundungan di sekolah. Ia pun mengingatkan agar kejadian ini tidak boleh terulang lagi.

Ayat pun berpesan agar permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Tapi aksi kenakalan remaja yang menimbulkan korban harus jadi perhatian pihak dinas.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menyebut ulah oknum siswa SMPN 38 Pekanbaru terhadap rekannya tidak bisa ditolerir.

Ia menilai aksi oknum siswa mengarah pada tindak kekerasan.

Pihaknya pun menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian. Apalagi orangtua korban sudah membuat laporan polisi.

Namun pihaknya sudah mempertemukan orangtua korban dengan orangtua pelaku. Ia pun menyerahkan proses di kepolisian. (*)

Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved