Indragiri Hulu

Digauli Tiga Kali di Kamar Mandi, Korban Pencabulan di Inhu Riau Kecewa Cuma Satu Pelaku Disidangkan

Ia yang menjadi korban nafsu bejat ayah dan anak berinisial Km dan Rs, mengaku bingung ketika persidangan hanya ada satu orang terdakwa, yakni Km.

Digauli Tiga Kali di Kamar Mandi, Korban Pencabulan di Inhu Riau Kecewa Cuma Satu Pelaku Disidangkan
Tribun Ambon
Ilustrasi Pencabulan 

Digauli Tiga Kali di Kamar Mandi, Korban Pencabulan di Inhu Riau Kecewa Cuma Satu Pelaku Disidangkan

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Mawar (bukan nama sebenarnya), mengaku kecewa atas penanganan kasus pencabulan yang menimpa dirinya.

Ia yang menjadi korban nafsu bejat ayah dan anak berinisial Km dan Rs, mengaku bingung ketika persidangan hanya ada satu orang terdakwa, yakni Km.

Polisi beralasan satu orang pelaku lainnya, yakni Rs yang merupakan ayah terdakwa tidak dijadikan tersangka karena tidak cukup bukti.

Ungkapan kekecewaan Mawar tersebut diungkapkan kepada awak media.

Ia mengaku ia mendapat perlakuan bejat itu semenjak enam bulan lalu ketika ia bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di rumah pelaku.

Pada saat siang hari di Bulan Juni 2019, orangtua terdakwa meraba-raba kemaluan korban.

Kejadian itu kembali terulang saat korban hendak menampung air hujan di kamar mandi.

Setelah kejadian itu, terdakwa Rs memaksa korban melakukan perbuatan zinah saat istri terdakwa sedang tidur.

Perlakuan bejat dari terdakwa itu sempat ditolak oleh korban, namun terdakwa membentak korban sehingga tak berani melawan.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved