Indragiri Hulu

Seorang Ibu di Riau Hendak Konsumsi Sabu-sabu Bareng Pengedar Keburu Ditangkap Polisi Inhu

Dewi ditangkap polisi sesaat akan mengkonsumsi sabu bersama dengan seorang pengedar yang bernama Yandrizal alias Bujang Rey

Seorang Ibu di Riau Hendak Konsumsi Sabu-sabu Bareng Pengedar Keburu Ditangkap Polisi Inhu
Polsek Peranap
Dewi dan Yandrizal saat diamankan aparat Kepolisian Polsek Peranap. 

Seorang Ibu di Riau Hendak Konsumsi Sabu-sabu Bareng Pengedar Keburu Ditangkap Polisi Inhu

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Nasib sial dialami Dewi Anggraini Sapitri (33), seorang ibu muda warga Desa Pandan Wangi, Kecamatan Peranap, Inhu.

Dewi ditangkap polisi sesaat akan mengkonsumsi sabu bersama dengan seorang pengedar yang bernama Yandrizal alias Bujang Rey (37).

Bahkan sebelum penangkapan, ternyata Dewi juga sudah menjual sabu kepada seorang yang kini masih berstatus DPO.

Kapolres Inhu, AKBP Efrizal melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran mengungkapkan penangkapan itu berbekal informasi dari masyarakat.

"Rumah pelaku Bujang Rey itu disebut-sebut sering jadi tempat transaksi Narkoba, oleh karena itu Kapolsek Peranap memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan," kata Misran, Selasa (12/11/2019).

Saat dilakukan penyelidikan, Polisi melihat seseorang keluar dari rumah Bujang Rey. Kemudian Polisi masuk ke dalam rumah dan menemukan Dewi Anggraini dan Yandrizal di dalam rumah tersebut.

"Kedua pelaku kedapatan sedang dan akan mengkonsumsi sabu," kata Misran.

Saat diinterogasi, Dewi mengakui bahwa dirinya baru saja menjual Narkoba jenis sabu kepada Pizan senilai Rp 400 ribu yang kini bersratus DPO. Narkoba itu diperoleh dari Yandrizal.

Sementara itu Yandrizal mengakui Narkoba yang dijualnya itu diperoleh dari seseorang atas nama Mizi yang kini juga berstatus DPO.

Hingga kini Polisi masih belum berhasil menangkap pelaku atas nama Mizi.

Selain mengamankan dua pelaku, Polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti antara lain satu paket kecil Narkoba seberat 0,22 gram, satu kaca pirek, dua pipet, dua mancis, dua jarum, dan uang tunai senilai Rp 400 ribu pecahan Rp 100 ribu. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved