Berita Riau

UMK Kuansing Riau Rp 3 Juta Lebih, Bupati Mursini Sudah Teken SK

Dengan kenaikan 8,51 persen tersebut, UMK Kuansing tahun depan sebesar Rp 3.045.450,87 dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2.806.608,49.

UMK Kuansing Riau Rp 3 Juta Lebih, Bupati Mursini Sudah Teken SK
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Bupati Kuansing H Mursini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Akhirnya Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kuantan Singing (Kuansing) sudah disetujui Bupati Drs H Mursini Msi.

Selanjutnya, UMK ini akan diserahkan ke Gubernur Riau (Gubri).

"Sudah disetujui Pak Bupati. Sudah ditandatangani," kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu dan Tenaga Kerja Kuansing, Mardansyah, Selasa (12/11/2019).

Nantinya Gubernur Riau akan mengeluarkan SK terkait UMK ini. Keputusan ini pun harus dipenuhi perusahaan di lingkungan Kabupaten Kuansing.

Bupati Mursini menandatangani SK soal UMK ini pada Senin (11/11/2019) dan langsung dikirim ke Gubri. Sebab saat iu menjadi batas waktu penyerahan UMK.

Sebelumnya, Dewan Pengupahan Kuansing menggelar rapat pada Rabu pekan lalu (6/11/2019). Hasilnya, ada kenaikan UMK Kuansing sebesar 8,51 persen pada tahun depan.

Dengan kenaikan 8,51 persen tersebut, UMK Kuansing tahun depan sebesar Rp 3.045.450,87 dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2.806.608,49.

Mardansyah mengatakan penetapan UMK ini sudah sesuai dengan aturan yakni PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Adapun formula kenaikan upah minimum yang membuat kenaikan upah minimum setiap tahunnya menjadi baku. Di mana persentase kenaikan upah minimum
adalah inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi.

"Didapatlah 8,51 persen yang merupakan hasil penambahan inflasi dengan pertumbuhan ekonomi," ucap Mardansyah.

Pelalawan Tunggu Persetujuan Gubri

Disnaker Pelalawan mengirimkan usulan UMK Pelalawan tahun 2020 ke Pemprov Riau untuk ditetapkan Gubri.

Sebelumnya, Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Pelalawan merekomendasikan besaran UMK tahun 2020 sebesar Rp 3.002.383,89. Meningkat 8,5 persen dari tahun UMK 2019 yang mencapai Rp 2.766.919,08.

Dewan pengupahan terlebih dahulu menetapkan nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pekerja di Pelalawan sebesar Rp 2.718.612. Selanjutnya disepakatilah besaran UMK yang naik 10,44 persen dari KHL

Surat usulan yang ditandatangani Bupati Pelalawan HM Harris dikirimkan pada Jumat (8/11) ke pemprov.

"Untuk menetapkan UMK dibutuhkan Surat Keputusan (SK) dari Gubri secara serentak seluruh kabupaten dan kota di Riau," ungkap Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Pelalawan, Iskandar, Selasa (12/11/2019). (Tribunpekanbaru.com/dian maja palti siahaan/johannes tanjung)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved