Hotel Dafam Pekanbaru Undang Relasi dan Klien

Hotel Dafam Pekanbaru mengundang relasi dan klien untuk menikmati makan siang dengan suasana berbeda, yakni di Hutan Tengah Kota Pekanbaru, yang berad

Hotel Dafam Pekanbaru Undang Relasi dan Klien
TRIBUN PEKANBARU
Bersama Dafam Hotel Pekanbaru dan relasi serta mitra kerja, diajak makan siang di Hutan Kota Pekanbaru, Jalan Thamrin, Rabu (13/11). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hotel Dafam Pekanbaru mengundang relasi dan klien untuk menikmati makan siang dengan suasana berbeda, yakni di Hutan Tengah Kota Pekanbaru, yang berada di Jalan Thamrin, samping Kediaman Gubernur Riau.

Sejumlah meja tersusun rapi, lengkap dengan kursi, kemudian paket makan siang, nasi, beragam lauk dan sayur, lengkap dengan makanan pembuka dan penutup, di tengah hutan kota tersebut, hingga suasana sejuk semakin membuat makan siang semakin berselera.

Para tamu tampak menikmati makan siang dengan santai, di bawah rendangnya pepohonan di lokasi tersebut. Semuanya membaur dan saling bercerita usai menikmati makan siang masing-masing.

General Manager Hotel Dafam Pekanbaru, Mastur mengatakan, acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan dari launching Wisata Susur Sungai Siak yang digagas oleh pihaknya, berkolaborasi dengan Palala Gusti Travelindo, serta Pekanbaru Heritage Walk.

"Ini merupakan rangkaian kegiatan launching Wisata Susur Sungai Siak, yang kita laksanakan pada Jumat pekan lalu. Ini merupakan makan siang, yang juga menjadi bagian dari Wisata Susur Sungai Siak tersebut," kata Mastur kepada Tribun di sela-sela kegiatan.

Mastur juga menjelaskan, pihaknya sudah menyusun sebuah paket wisata, dengan menjadwalkan perjalanan menyusuri Sungai Siak pada sore hari, untuk menikmati keindahan saat matahari terbenam di sungai terdalam di Indonesia tersebut.

"Kita sudah buat jadwalnya. Selain itu, perjalanan menyusuri Sungai Siak tersebut juga kita lengkapi dengan asuransi. Kemudian saat menikmati perjalanan di atas perahu, bapak pendayung sampan akan bercerita layaknya guide selama perjalanan," tuturnya.

Lebih lanjut Mastur menyampaikan, kegiatan itu berawal dari rasa simpati terhadap para pengayuh sampan, yang saban hari membantu anak-anak menyeberangi sungai untuk pergi atau pulang sekolah.

Hasil dari pengantaran anak-anak menyeberangi sungai tersebut, mereka mendapatkan uang Rp 2 ribu per anak. Jumlah anak pun tidak terlalu banyak, sehingga penghasilan mereka dibawah kebutuhan sehari-hari.

"Beberapa waktu lalu kami jalan-jalan ke sini, lalu sempat bercerita dengan bapak-bapak pendayung sampan. Cerita yang merek sampaikan sangat menggugah simpati dan rasa kemanusiaan kami. Maka dari itu, muncullah ide ini, agar bisa sekaligus membantu bapak-bapak pendayung sampan di sini," kata Mastur kepada Tribun.

Tak itu saja, dikatakan Mastur, pihaknya juga ingin menjawab tantangan dari luar tentang wisata di Pekanbaru. Bahwasannya di Pekanbaru tidak melulu hanya bisa menikmati mal saja, namun Pekanbaru juga memiliki alam yang indah, hanya saja belum terlalu terekspos selama ini.

Dikatakan Mastur, pihaknya membuat sebuah paket wisata, yang bisa dinikmati oleh wisatawan baik lokal maupun dari luar, menginap maupun tidak menginap, dengan menawarkan keindahan Sungai Siak dari sisi yang berbeda tersebut. (ale)

Penulis: Alex
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved