Berita Riau

Minimal IPK Putra Daerah 2,20, Kepulauan Meranti Riau Beri Syarat Khusus Pelamar CPNS Tempatan

IPK minimal yang disyaratkan bagi pelamar asal Kepulauan Meranti adalah 2,20. Sementara pelamar dari luar minimal 3,50.

Minimal IPK Putra Daerah 2,20, Kepulauan Meranti Riau Beri Syarat Khusus Pelamar CPNS Tempatan
Tribunnews.com
Pemkab Kepulauan Meranti akhirnya mengumumkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Selasa (12/11/2019) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Pemkab Kepulauan Meranti akhirnya mengumumkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Selasa (12/11/2019) malam.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti, Bakharuddin, Rabu (13/12/2019) menjelaskan, sebelumnya pengumuman ditunda lantaran masih ada beberapa poin pendaftaran yang masih dibahas dan belum di-upload.

Untuk registrasi sudah bisa dilakukan oleh calon pelamar sejak awal minggu ini.
Bakharuddin menuturkan, kesempatan seluas-luasnya diberikan kepada putra-putri Kepulauan Meranti, dengan syarat yang lebih diringankan, misalnya terkait IPK. Bupati telah mengambil kebijakan menetapkan IPK minimal bagi pelamar asal Kepulauan Meranti.

"IPK minimal yang disyaratkan bagi pelamar asal Kepulauan Meranti adalah 2,20. Sementara pelamar dari luar minimal 3,50," ucapnya.

Sekretaris BKD ini mengatakan, sebelumnya Pemkab Kepulauan Meranti telah melakukan penerimaan CPNS secara bebas terbuka umum dari kabupaten/kota lain.

Namun kata dia, faktanya, dia melihat banyak CPNS yang dinyatakan lulus di daerah ini tidak bertahan lama berkerja di Meranti. Mereka kerap mengajukan surat pemindahan tugas ke daerah lain sehingga berimbas dengan kekurangan tenaga kerja.

“Kita pernah buka bebas, tapi setelah mereka lulus jadi PNS, lalu mengajukan pindah. Makanya, kita prioritaskan ke anak daerah dan membuat semacam kebijakan untuk efektivitas kinerja pemerintahan,” ungkapnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol, Hery Saputra SH mengatakan, kebijakan itu bukanlah untuk membeda-bedakan dengan pelamar lain atau diskriminasi terhadap anak-anak bangsa dari luar Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Dengan kebijakan itu kita dapat mengukur. Dengan fasilitas pendidikan kita hari ini dibandingkan dengan luar daerah begitu juga dengan metode belajar tak mungkin mampu bersaing. Jadi kalau mereka di atas rata- rata wajarlah karena fasilitasnya bagus," kata Hery.

Dikatakan Hery, jika ada pelamar dari luar daerah yang ingin mengabdi di Kepulauan Meranti tentunya ada perbaikan kualitas.

“Begitu ada orang luar datang tentu kita menginginkan mutu, jika kualitasnya biasa-biasa saja bagus dia mendaftar di tempat dia. Kebijakan ini juga bukan untuk menjaga jatah, karena semua memiliki kesempatan yang sama," ujar Hery.

Seperti diketahui ada 121 formasi yang dibuka untuk CPNS di Kepulauan Meranti, terdiri dari tenaga pendidik sebanyak 22 orang, tenaga kesehatan 57 orang dan tenaga teknis sebanyak 42 orang. (Tribunpekanbaru.com/teddy tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved