Berita Riau

Minta Uang Rp 10 Ribu untuk Pembeli Tuak, AAN Tusuk Perut Korban dengan Pisau, Ditangkap di Jambi

Minta uang Rp 10 ribu kepada korban dengan paksa untuk pembeli tuak, AAN tusuk perut korban dengan pisau, akhirnya ditangkap di Jambi

Minta Uang Rp 10 Ribu untuk Pembeli Tuak, AAN Tusuk Perut Korban dengan Pisau, Ditangkap di Jambi
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Polres Inhil
Minta Uang Rp 10 Ribu untuk Pembeli Tuak, AAN Tusuk Perut Korban dengan Pisau, Ditangkap di Jambi 

Minta Uang Rp 10 Ribu untuk Pembeli Tuak, AAN Tusuk Perut Korban dengan Pisau, Ditangkap di Jambi

TRIBUNPEKANBARU.COM, INHIL - Minta uang Rp 10 ribu kepada korban dengan paksa untuk pembeli tuak, AAN tusuk perut korban dengan pisau, akhirnya ditangkap di Jambi.

Pelaku penusukan yang sempat DPO satu bulan berhasil diringkus polisi, setelah polisi mencari keberadaan AAN (20) yang merupakan tersangka Tindak Pidana (TP) penganiayaan di Inhil.

Polsek Tembilahan Hulu akhirnya berhasil menangkap pria yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) ini di Kelurahan Sungai Beras, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Senin (11/11) sekira pukul 23.30 WIB.

Unit Reskrim Polsek Tembilahan Hulu dibantu oleh Opsnal Polres Tanjung Jabung Timur menangkap tersangka AAN tanpa perlawanan.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhyno Handoyo menuturkan, Polsek Tembilahan Hulu berkoordinasi dengan Polres setempat dan mengirimkan DPO tersangka tersebut, setelah pelaku teridentifikasi berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi, Jambi.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka AAN (DPO), dirinya mengakui perbuatanya telah menikam Guntur (korban) menggunakan pisau. Barang bukti 1 bilah pisau bergagang cokelat tua dengan panjang lebih kurang 15 cm juga diamankan,” ujar AKP Rhyno kepada Tribun Pekanbaru melalui pesan elektroniknya, Rabu (13/11) siang.

Sebelumnya, dijelaskan AKP Rhyno, penangkapan AAN berdasarkan laporan Polisi nomor : LP/ 13 / X /2019/Riau/Res Inhil/Sek Tbh. Hulu, tanggal 9 Oktober 2019 dan Daftar Pencarian Orang Nomor : DPO / 04 / XI / 2019 / Reskrim, tanggal 6 November 2019.

AKP Rhyno mengisahkan, Rabu (9/10) sekira Pukul 03.30 WIB, pelapor bersama suami pelapor yang bernama Guntur Ardianto alias Guntur berjalan kaki dari pasar jongkok (PJ) pulang ke rumah pelapor bertempat di Jalan Gerilya Parit 8 Gang Bunga Pandan, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Sesampainya di Jalan H Arief tepatnya di depan Pasar Parit 11 pelapor melihat ada dua orang yang tidak pelapor kenal sedang minum.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved