Titik Api Muncul di Kebun Kelapa Warga di Kecamatan Mandah, Kabupaten Inhil

Tim gabungan dari TNI, Polri, dan masyarakat langsung berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut tersebut.

Titik Api Muncul di Kebun Kelapa Warga di Kecamatan Mandah, Kabupaten Inhil
istimewa
Anggota TNI, Polri, bersama masyarakat saat memadamkan karhutla di Dusun Bagong Alang, Desa Belaras Barat, Dusun Parit 1 Baru Mendahara, Kecamatan Mandah, Inhil. 

tribunpekanbaru.com - Titik api Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) ditemukan di Dusun Bagong Alang, Desa Belaras Barat, Dusun Parit Baru Mendahara, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Titik api ditemukan saat Pjs Danramil 08/Mandah, Pelda Suryadi, melaksanakan pengecekan titik panas (hotspot) di lokasi tang merupakan perkebunan kelapa dan semak belukar milik masyarakat tersebut.

Pelda Suriadi mengungkapkan, awalnya hotspot terpantau melalui satelit. Setelah dilakukan pengecekan bersama anggota Polsek Mandah dan masyarakat setempat, titik api memang ditemukan di lokasi tersebut.

“Kami menemukan titik api di lahan kebun milik saudara Alil (45). Lahan tersebut masih produktif di Dusun Bagong Alang, Desa Belaras Barat, Kecamatan Mandah,” ungkap Pelda Suriadi saat dikonfirmasi, Selasa (12/11) malam lalu.

Suriadi bersama tim langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla tersebut. Namun tidak mudah bagi Suriadi beserta tim untuk mendekat ke lokasi dalam upaya penanggulangan api. Akses jalan setapak cukup menyulitkan bagi tim untuk sampai ke lokasi. Begitu juga angin yang begitu kencang, membuat api tidak mudah dipadamkan di lahan gambut.

Namun akhirnya api bisa juga dipadamkan dengan bantuan alat antara lain dua unit mesin Robin, pompa air manual, dan cangkul untuk memadamkan api.

“Alhamdulillah, apinya sudah padam berkat kerjasama TNI-Polri serta masyarakat. Kami juga sudah melakukan pendinginan di lahan yang terbakar,” tambah Suriadi. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved