Breaking News:

Belum Juga Ekspos, DPRD Riau Soroti Kinerja Tim Terpadu Penertiban Lahan

Ketua Fraksi Partai Gerindra menilai sejauh ini tim terpadu penertiban lahan ilegal memang belum memperlihatkan hasil kinerjanya.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Hendra Efivanias
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Provinsi Riau masa tugasnya akan berakhir Desember mendatang.

Setelah tutup tahun anggaran, tim ini pun sudah tidak bisa lagi bekerja.

Sebab anggaran yang digunakan untuk tim ini hanya sampai akhir tahun ini.

Untuk menunjang tugasnya, Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Pemprov Riau ini mendapatkan kucuran dana dari Pemprov Riau hingga mencapai Rp 6 miliar.

Namun anggaran tersebut dipastikan tidak terpakai seluruhnya.

Mengingat tim ini baru dibentuk dan belum terlihat kinerjanya.

"Kalau sampai akhir Desember ini dananya tak habis, harus dikembalikan. Itu kan duit negara," kata anggota Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin, Kamis (14/11/2019).

36 Mobil Laku Dilelang, Kas Daerah Bertambah Rp1,5 Miliar

Ketua Fraksi Partai Gerindra ini menilai sejauh ini tim terpadu memang belum memperlihatkan hasil kerjanya.

Padahal jelang akhir tahun ini, tim seharusnya sudah mengekspos hasil kerja mereka kepada publik dalam penertiban lahan ilegal di Riau.

"Harusnya hari ini mereka sudah ekspos hasil kerja dari tim ini. Karena apa yang sudah mereka lakukan itu wajib diekspos, apalagi mereka menggunakan uang negara," ujarnya.

Tim terpadu ini dibentuk Gubernur Riau Syamsuar.

Lihat, Inilah Tumor yang Bersarang di Tubuh Pria 52 Tahun, Sudah Ini Seukuran Bayi, Dari Sakit Perut

Dalam Keputusan Gubernur Riau (Kepgubri), tim ini dibagi menjadi tiga, yang mana terdiri dari tim pengendali, kemudian tim operasi, dan tim yustisi.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan untuk sementara ini, fokus sasaran tim tersebut adalah sejumlah lahan-lahan perkebunan yang dianggap ilegal.

Seperti data yang sudah dikemukakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved