Bengkalis

Masyarakat di Bengkalis Riau Keluhkan Gas 3 Kg Langka, Pangkalan Sebut Kuota Masih Seperti Biasa

Gas elpiji tiga kilogram di Bengkalis dalam sebulan terakhir mengalami kelangkaan.

Masyarakat di Bengkalis Riau Keluhkan Gas 3 Kg Langka, Pangkalan Sebut Kuota Masih Seperti Biasa
Istimewa
Pangkalan Andi gas tiga kilogram masuk sekali dalam seminggu dengan jumlah 200 tabung. 

Masyarakat di Bengkalis Riau Keluhkan Gas 3 Kg Langka, Pangkalan Sebut Kuota Masih Masuk Seperti Biasa

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Gas elpiji tiga kilogram di Bengkalis dalam sebulan terakhir mengalami kelangkaan.

Masyarakat bahkan harus mengantri panjang di pangkalan gas untuk mendapatkan gas elpiji tiga kilogram.

Seperti yang dialami Eyik warga jalan Bambu Kuning kecamatan Bukit Batu baru baru ini. Dimana Eyik harus mengantri sejak subuh untuk mendapatakan gasnya.

"Tolonglah, baru selesai subuh sudah antre kasian kami rakyat kecil butuh perhatian pemangku kepentingan. Tolonglah kami, tengok-tengoklah keadaaan rakyat kecil ini," ujarnya.

Pihaknya tidak mengetahui pasti penyebab langkanya gas 3 kilogram tersebut. Menurut dia kelangkaan dirasakan beberapa bulan terakhir.

Hal yang sama juga diungkap Budi warga Desa Kelapapati Bengkalis, menurut dia sebulan terakhir memang sedikit susah mendapatkan gas 3 kilogram.

Bahkan dirinya harus keliling Bengkalis baru bisa mendapatkan gas ini.

"Sampai keliling Bengkalis baru dapat gasnya. Itupun dengan harga jauh diatas harga eceran sampai 30 ribu pertabungnya, kita beli dari kedai tidak di pangkalan," terang Budi.

Sementara itu salah satu pemilik pangkalan gas elpiji di Bengkalis Andi Suprianto mengatakan, sampai saat ini kuota gas elpiji pangkalannya masih normal tidak ada terjadi kelangkaan gas 3 kilogram sampai saat ini.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved