Menikah Harus Punya Sertifikasi Perkawinan Tahun 2020, Wajib Ikut Bimbingan Pra Nikah 3 Bulan

Menko PMK , Muhadjir Effendy akan merancang program sertifikasi perkawinan dan akan berlaku pada 2020.

Menikah Harus Punya Sertifikasi Perkawinan Tahun 2020, Wajib Ikut Bimbingan Pra Nikah 3 Bulan
Internet
Ilustrasi 

Syarat Menikah Tahun 2020 Harus Punya Sertifikasi Perkawinan, Wajib Ikut Bimbingan Pra Nikah

Menko PMK , Muhadjir Effendy akan merancang program sertifikasi perkawinan dan akan berlaku pada 2020.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy akan merancang program sertifikasi perkawinan,

Sertifikasi perkawinan tersebut nantinya akan digunakan bagi calon pengantin yang akan menikah.

 

Muhadjir Effendy mengatakan, pasangan yang nantinya hendak menikah diwajibkan untuk mengikuti kelas atau bimbingan pra nikah.

Dikutip dari Kompas.com, hal itu dilakukan supaya nantinya mendapat sertifikasi perkawinan yang selanjutnya menjadi syarat menikah.

"Jadi sebetulnya setiap siapapun yang memasuki perkawinan mestinya mendapatkan semacam upgrading tentang bagaimana menjadi pasangan berkeluarga," ujar Muhadjir Effendy.

Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengatakan pihaknya telah mengagendakan rapat kementerian terkait
Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengatakan pihaknya telah mengagendakan rapat kementerian terkait (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan, sertifikasi ini penting untuk menjadi bekal pasangan yang akan menikah.

Melalui kelas bimbingan, kata Muhadjir, calon pengantin akan dibekali berupa pengetahuan seputar kesehatan alat reproduksi.

Serta penyakit-penyakit yang berbahaya yang mungkin terjadi pada pasangan suami istri dan anak, hingga masalah stunting.

Halaman
123
Editor: M Iqbal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved