Riau

Uji Coba Alat Pemadam Kebakaran Lahan Buatan Rusia, Mampu Menjangkau Sumber Air Hingga 10 Kilometer

mesin pompa dari Rusia ini tidak hanya berfungsi untuk memadamkan kebakaran lahan saja,tetapi juga bisa untuk menyedot air banjir

Uji Coba Alat Pemadam Kebakaran Lahan Buatan Rusia, Mampu Menjangkau Sumber Air Hingga 10 Kilometer
tribun pekanbaru
BPBD Riau melakukan uji coba alat pemadam kebakaran lahan buatan Rusia, dengan mendatangkan langsung instruktur dari negara pembuatnya. 

Bahkan menurut keterangan Edwar, mesin pompa yang didatangkan dari Rusia ini tidak hanya berfungsi untuk memadamkan kebakaran lahan saja,tetapi juga bisa difungsikan untuk menyedot air disaat terjadi banjir.

"Jangkauan pompa ini mencapai jarak 10 kilo meter," katanya.

Sementara salah seorang instruktur dari Rusia, Alexander menyampaikan soal kebakaran hutan gambut di Riau.

Meski berbagai alat pemadam sudah diturunkan ke lokasi dengan jumlah personil yang mencapai ribuan sudah dikerahkan, namun api sulit dipadamkan.

Salah satu kendalanya adalah sulitnya sumber air. Sebab sumber air sangat jauh dari lokasi kebakaran lahan. Sehingga sulit dijangku dengan peralatan yang ada.

"Dengan menggunakan pompa dari Rusia ini kita bisa menjangkau sumber air hingga jarak 10 kilo meter dan bisa juga memadamkan api dari jarak 1 km. Sekaligus mampu memadamkan kebakaran lahan gambut sampai dengan kedalaman empat meter," ungkapnya.

Tidak hanya itu, alat ini juga digunakan oleh BPBD Riau dan Kabupaten Kota di Riau untuk mengatasi banjir.

Seperti banjir yang kerap menggengani sejumlah ruas jalan dan bangunan di Kota Pekanbaru saat musim hujan.

Dengan menggunakan alat ini, air bisa disedot dan dibuang ke lokasi yang jauh dari permukiman atau keramaian.

"Jadi tidak hanya berfungsi untuk memadamkan kebakaran lahan gambut, tetapi bisa juga membuang air dari daerah yang terkena banjir, sekaligus bisa difungsikan untuk menyirami tanaman seperti kebun yang luas dan padi di sawah pada saat musim kemarau," kata Alexander.

(TribunPekanbaru/Syaiful Misgiono)

Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved