Pekanbaru

Waspada Penyebaran Demam Berdarah, Lima Orang Meninggal Akibat DBD di Pekanbaru

Masyarakat harus waspadai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru.

Waspada Penyebaran Demam Berdarah, Lima Orang Meninggal Akibat DBD di Pekanbaru
Dok. TribunPekanbaru/Melvinas Priananda
Fogging Cegah Demam Berdarah - Petugas melakukan kegiatan fogging terhadap kawasan perkantoran dan pemukiman di Jalan Sumatera Pekanbaru, Senin (30/1/2017). Aktifitas pengasapan tersebut dilakukan guna mencegah peredaran nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah. Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda 

Waspada Penyebaran Demam Berdarah, Lima Orang Meninggal Akibat DBD di Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Masyarakat harus waspadai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru.

Ada lima pasien yang meninggal dunia setelah mengidap DBD

Korban DBD meninggal dunia pada rentang awal tahun hingga November 2019.

Banyak dari pasien DBD meninggal dunia karena terlambat mendapat penanganan medis.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, agar keluarga yang terindikasi DBD langsung diberi perawatan medis," papar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Muhammad Amin, Kamis (14/11/2019).

Menurutnya, selama hampir sebelas bulan ini ada ratusan warga jadi pasien DBD di Kota Pekanbaru. Jumlah pasien DBD saat ini mencapai 365 orang.

Ada penurunan jumlah pasien DBD di Kota Pekanbaru dibanding tahun 2018 silam. Saat itu jumlah pasien DBD mencapai 600 orang.

Amin mengajak masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran DBD. Pihaknya langsung memantau lingkungan dari pasien DBD.

Ada pasien yang tinggal di kawasan banyak genangan air. Kondisi ini mempermudah jentik nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved