Berita Riau

Kejari Pelalawan Riau Siapkan Berkas Dakwaan PT PT Sumber Sawit Sejahtera, Terkait Kasus Karhutla

Perkara karhutla PT SSS awalnya ditangani oleh Polda Riau. Mulai dari proses penyelidikan hingga penyidikan serta penetapan tersangka.

Kejari Pelalawan Riau Siapkan Berkas Dakwaan PT PT Sumber Sawit Sejahtera, Terkait Kasus Karhutla
istimewa
Pelimpahan tahap II perkara karhutla PT SSS di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Kamis (14/11/2019). 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Pelimpahan perkara karhutla yang menjerat PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) dari Kejaksan Tinggi (Kejati) Riau dan Polda Riau diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Kamis (14/11/2019).

Ada dua berkas perkara berikut dengan tersangka dalam perkara karhutla tahun 2019 itu.

Satu perkara menjerat korporasi sebagai tersangka yang diwakili Dirut Eben Ezer dan satu lagi terdakwa perseorangan atas nama Alwi Omni Harahap yang menjabat Plt Estate Manager PT SSS.

"Kita tahan tersangka Alwi Omni Harahap untuk 20 hari ke depan. Demi kepentingan pemberkasan sebelum dilimpahkan dan persidangan nanti," terang Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH didampingi Kasi Pidum Agus Kurniawan SH MH, Jumat (15/11/2019).

Nophy menerangkan, perkara karhutla PT SSS awalnya ditangani oleh Polda Riau. Mulai dari proses penyelidikan hingga penyidikan serta penetapan tersangka.

Proses pemberkasan berkoordinasi dengan Kejati Riau hingga dinyatakan lengkap atau P21. Untuk proses tahap ll atau pelimpahan berkas serta terdakwa dan barang bukti digelar di Kejari Pelalawan.

Pasalnya, kasus tersebut akan disidangkan di PN Pelalawan dan bertugas sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) merupakan gabungan dari Kejari dan Kejati. Perusahaan perkebunan kelapa sawit itu beroperasi di Kabupaten Pelalawan tepatnya di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti.

"Tepos, lokus, dan diliksinya di Pelalawan. Jadi sidangnya harus di sini, makanya dilimpahkan ke kita," tambah Nophy.

Kasi Pidana Umum Kejari Pelalawan, Agus Kurniawan SH MH menerangkan, kasus karhutla yang menjerat PT SSS terjadi pada 23 Februari 2019 di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti.

Seluas 155,2 hektare lahan yang berada di wilayah Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUPB) PT SSS terbakar.

Saat ini tim JPU yang ditunjuk sedang menyiapkan berkas yang dibutuhkan agar di limpahkan ke PN Pelalawan. Jaksa juga melengkapi surat dakwaan sebelum disidangkan oleh majelis hakim. (Tribunpekanbaru.com/johannes wowor tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved