Indragiri Hulu

Pengakuan Pelaku Penyeludupan Rokok Ilegal di Inhu Riau, Dapat Untung Rp 400 Ribu per Dus

Polres Inhu menggagalkan penyeludupan ribuan rokok ilegal dan mengamankan delapan orang tersangka.

Pengakuan Pelaku Penyeludupan Rokok Ilegal di Inhu Riau, Dapat Untung Rp 400 Ribu per Dus
Polres Inhu
Para pelaku penyelundupan rokok ilegal saat diamankan di Polres Inhu. 

Pengakuan Pelaku Penyelundupan Rokok Ilegal di Inhu Riau, Dapat Untung Rp 400 Ribu per Dus

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Polres Inhu menggagalkan penyeludupan ribuan rokok ilegal dan mengamankan delapan orang tersangka.

Kapolres Inhu, AKBP Efrizal melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran menerangkan bahwa para pelaku sudah sering melakukan penyeludupan rokok ilegal tanpa pita bea cukai tersebut.

"Mereka sudah sering melintas dari Inhu, sangking banyaknya mereka sudah lupa berapa kali melintas," kata Misran, Jumat (15/10/2019).

BREAKING NEWS: Tim Buser Polres Inhu Riau Amankan Ribuan Rokok Ilegal dari Lima Mobil Pribadi

Sementara itu sekali melintas pelaku biasanya membawa belasan hingga puluhan dus rokok. Dalam satu dus berisi 50 slop rokok.

Sehingga dalam sekali melintas, pelaku bisa meraup untung Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per dusnya.

"Mereka bukan pengecer, jadi mereka biasanya menjual per dus. Untuk satu dus pelaku bisa meraup untung Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu," kata Misran.

Diberitakan sebelumnya, tim Buru Sergap (Buser) Narasinga Polres Inhu menggagalkan penyeludupan rokok illegal tanpa pita bea cukai.

Ribuan rokok tersebut diangkut menggunakan lima mobil pribadi. Selain mengamankan ribuan bungkus rokok illegal merek luffman dan H Mild, tim Buser juga mengamankan 8 orang tersangka baik sebagai pemilik rokok maupun sopir kendaraan pengangkut rokok illegal.

Penangkapan ini dilakukan di ruas jalan lintas Samudera Desa Danau Rambai Kecamatan Batang Gansal, Inhu Kamis 14 November 2019 sekitar pukul 05.00 WIB.

Halaman
123
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved