Atlet Riau Raih Medali Perak di Pra PON Kempo, Nor Lolita Lolos PON Papua 2020

Satu atlet kempo Riau, Nor Lolita dipastikan mendapat tiket dan lolos PON Papua tahun 2020 mendatang.

Atlet Riau Raih Medali Perak di Pra PON Kempo, Nor Lolita Lolos PON Papua 2020
FOTO/ISTIMEWA
Atlet kempo Riau Nor Lolita (paling kiri) sukses meraih medali perak di Pra PON di GOR Rudy Resmawan Banjarbaru Banjarmasin, foto bersama dengan peraih medali lainnya, usai pengalungan medali, Minggu (17/11). 

Atlet Riau Raih Medali Perak di Pra PON Kempo, Nor Lolita Lolos PON Papua 2020

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Satu atlet kempo Riau, Nor Lolita dipastikan mendapat tiket dan lolos PON Papua tahun 2020 mendatang.

Ini didapatkan setelah Nor Lolita sukses meraih medali perak, pada Pra PON cabor kempo, yang berakhir Minggu (17/11/2019/ di GOR Rudy Resmawan Banjarbaru Banjarmasin.

Dalam Pra PON tersebut, Nor Lolita turun di kelas randori 55 Kg putri. Dengan lolosnya Nor Lolita ini ke PON, maka kempo Riau sudah dipastikan mengirimkan 4 atlet dari 3 kelas, ke Papua tahun 2020.

4 atlet tersebut masing-masing 2 kelas dari Porwil yakni Maulana Mursyid nomor randori putra kelas 65 Kg, pasangan embu yudansha putri atas nama Thania Sifa dan Eka Bima, serta 1 kelas dari Pra PON yakni Nor Lolita kelas 55 Kg putri.

"Alhamdulillah, di Pra PON kita juga bisa mendapatkan tiket ke PON. Kita harapkan di PON Papua 2020, atlet kita ini bisa meraih emas," kata Sekum Perkemi Riau Vera Taurensia kepada Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskan, dalam Pra PON kemarin, Perkemi Riau memboyong 16 atlet putra putri ke Banjarmasin. Mereka tampil di semua kelas yang dipertandingkan.

"Semua atlet sudah tampil maksimal. Meski satu atlet kita yang berhasil meraih medali dan lolos PON, namun kita tetap memberikan apresiasi tinggi kepada mereka. Yang penting, mereka sudah berbuat yang terbaik," sebut Vera lagi.

Pra PON cabor kempo digelar sejak 13-17 November di Banjarmasin. Dalam Pra PON ini, Provinsi NTT berhasil keluar sebagai juara umum dengan medali 6 emas, 1 perak dan 5 perunggu. Di susul Bali di peringkat dua dengan medali 2 emas 2 perak dan 3 perunggu. Provinsi Kaltim finis di posisi ketiga dengan raihan 1 emas, 5 perak dan 2 perunggu.

Sementara Tim Jabar di peringkat empat dengan raihan medali 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Tim Papua Barat di peringkat lima dengan 1 emas, 1 perak. Provinsi Riau sendiri berada di peringkat 15 dengan meraih 1 medali perak. Pra PON ini diikuti 33 provinsi, minus Provinsi Papua. (tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved