Demo Buruh di Dumai

Asisten I di Setdako Dumai Riau Sebut Masih Ada Waktu Bahas UMK 2020

Sebelumnya, Hamdan Kamal ketua DPK Dumai yang juga menjabat sebagai Asisten I di Setdako Dumai telah mengatakan akan menampung aspirasi.

Asisten I di Setdako Dumai Riau Sebut Masih Ada Waktu Bahas UMK 2020
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Massa Federasi Serikat Buruh (FSB), makanan, minuman, pasiwitasata hotel dan tembakau (Kampiparho), kota Dumai, di bawah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), menggelar aksi demo, Senin (18/11/2019). 

Asisten I di Setdako Dumai Riau Sebut Masih Ada Waktu Bahas UMK 2020

TRIBUNPEKANBARU.COM - Aksi demo dilakukan massa Federasi Serikat Buruh (FSB), makanan, minuman, pasiwitasata hotel dan tembakau (Kampiparho), kota Dumai, di bawah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Senin (18/11/2019).

Para buruh menolak hasil rapat terkait usulan penetapan kenaikan upah (UMK) Kota Dumai oleh Dewan Pengupahan Kota (DPK) Dumai.

Pendemo menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pengupahan.

Sebelumnya, Hamdan Kamal ketua DPK Dumai yang juga menjabat sebagai Asisten I di Setdako Dumai telah mengatakan akan menampung aspirasi yang disampaikan oleh KSBSI.

"Aspirasi para buruh akan kita tampung dan akan dibawa ke rapat Dewan Pengupahan Kota. Semuanya akan kita rundingkan kembali," sebutnya.

Diakuinya, masih ada waktu untuk kembali membahas UMK 2020, sebab batas akhir penetapan UMK sampai 21 November 2019 mendatang.

Terkait tadi ada disampaikan, dugaan main mata dan ada pertemuan antara DPK dengan Pengusaha dirinya tegaskan itu tidak benar. Itu berita Hoax.

Tidak benar, sebab UMK ditetapkan dalam rapat bersama seluruh anggota DPK, setelah ada kesepakatan bersama semua pihak baru UMK ditetapkan melalui berita acara hasil rapat. (tribundumai.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved