Berita Riau

Kirim 15 Orang dengan Gangguan Jiwa ke RSJ,Target Diskes Pelalawan Riau Bebaskan Warga dari Pasungan

Orang dengan gangguan jiwa yang dipasung oleh pihak keluarga telah dibebaskan oleh tim terpadu yang dibentuk Diskes Pelalawan.

Kirim 15 Orang dengan Gangguan Jiwa ke RSJ,Target Diskes Pelalawan Riau Bebaskan Warga dari Pasungan
istimewa
Tim terpadu program bebas pasung Diskes Pelalawan membawa warga yang mengalami gangguan jiwa ke RSJ Tampan Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Sudah dua bulan program bebas pasung yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan telah berjalan.

Orang dengan gangguan jiwa yang dipasung oleh pihak keluarga telah dibebaskan oleh tim terpadu yang dibentuk Diskes Pelalawan.

Kemudian diantarkan ke RSJ Tampan Kota Pekanbaru untuk menjalani perawatan. Tujuannya, yang bersangkutan segera pulih dan bisa berbaur dengan masyarakat.

"Sampai sekarang sudah ada 15 orang yang berhasil kita bebaskan dari lokasi pemasungan. Sekarang menjalani pengobatan di RSJ sesuai dengan MoU yang telah kita tandatangani," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Asril M Kes, Senin (18/11/2019).

Asril menjelaskan, satu orang di antaranya hanya menjalani rawat jalan saja tanpa harus tinggal dan menginap di RSJ. Pasalnya gangguan jiwa yang dialaminya tidak separah yang lain dan saat ini sudah bisa berkomunikasi dengan baik.

Asril memastikan, setiap warga yang dibebaskan dari pemasungan hingga di bawa ke RSJ serta menjalani perawatan gratis. Semua biaya yang timbul ditanggung Jamkesda yang diintegrasika dengan BPJS Kesehatan.

"Komunikasi kita lakukan terus dengan RSJ dan keluarga yang bersangkutan. Jika sudah bisa pulang, akan kita jemput kembali," ujar Asril.

Asril mengakui bukan perkara mudah dalam membebaskan warga gangguan jiwa dari pemasungan. Berbagai pendekatan dan pemahaman diberikan ke keluarga.

Anggota Komisi l DPRD Pelalawan, Faizal MSi menyebutkan, program bebas pasung dari Diskes merupakan terobosan baru dalam memperlakukan warga dengan gangguan kejiwaan secara manusiawi. Di sisi lain membatasi gerak penderita dengan cara memasung bukanlah solusi dan dinilai tidak etis.

"Kalau dibilang gak ada biaya, tak menjadi alasan lagi untuk tidak mengirimkan keluarga ke RSJ. Pemerintah daerah sudah meberikan fasilitasnya," ucap politisi PAN Pelalawan ini. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved