Berita Riau

Minta OPD Kejar Ketertinggalan,Bupati Tuding Gagal Lelang Penyebab Serapan APBD Pelalawan Riau Minim

Bupati Pelalawan HM Harris menilai di antara faktor penyebab serapan minim adalah banyaknya proyek pembangunan yang gagal tender.

Minta OPD Kejar Ketertinggalan,Bupati Tuding Gagal Lelang Penyebab Serapan APBD Pelalawan Riau Minim
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Bupati Pelalawan Riau, HM Harris menyoroti minimnya serapan APBD 2019.

Harris menilai di antara faktor penyebab adalah banyaknya proyek pembangunan yang gagal tender.

Proyek konstruksi maupun pengadaan yang batal dilelang lantaran berbagai persoalan menyebabkan anggaran tidak terserap lagi.

Kemudian anggaran yang diperuntukkan sebelumnya akhirnya kembali ke kas daerah.

"Memang sekarang 51 persen data terakhir serapan anggaran. Ini harus dikejar OPD-OPD. Adanya gagal lelang kemarin jadi penyebabnya," tutur Harris, Senin (18/11/2019).

Harris menyatakan, akan mencari titik persoalan terkait polemik gagal lelang, antara Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) dengan dinas terkait yang memiliki proyek besar.

Dia memprediksi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun ini diperkirakan akan membengkak dari sebelumnya.

"Silpa bisa jadi naik. Ini yang harus kita antisipasi ke depan,"ucapnya.

Hingga pekan kedua November lalu BPBJ Pelalawan telah melelang 104 paket proyek berasal dari jumlah kegiatan yang tertera dalam Rencana Umum Pengadaan Sementara (RUPS) ada 150 paket proyek yang mesti ditenderkan.

"Dari 104 yang kita tayangkan, sudah 101 yang selesai tender.Sedangkan tiga paket lagi masih dalam proses," kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setdakab Pelalawan, Arif Rifani.

Arif merincikan, sebenarnya ada 114 paket yang dokumennya dikirimkan oleh seluruh OPD Pelalawan diantaranya 61 paket konstruksi, 20 paket pengadaan, 18 paket konsultasi pengawasan, 11 paket konsultasi perencanan, dan empat paket jasa lainnya.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved