Berita Riau

Operasi Antik Muara Takus 2019, Jajaran Polda Riau Sudah Sita Hampir 1 Kg Sabu dan 25 Tersangka

Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau saat ini tengah menggelar Operasi Anti Narkoba (Antik) Muara Takus 2019.

Operasi Antik Muara Takus 2019, Jajaran Polda Riau Sudah Sita Hampir 1 Kg Sabu dan 25 Tersangka
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
FOTO ILUSTRASI - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,8 kilogram, ganja kering seberat 65 kg, happy five total 3.766 butir, dan ekstasi 214 butir di halaman kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Kamis (7/11/2019). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

Operasi Antik Muara Takus 2019, Jajaran Polda Riau Sudah Sita Hampir 1 Kg Sabu dan 25 Tersangka

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau saat ini tengah menggelar Operasi Anti Narkoba (Antik) Muara Takus 2019.

Sesuai namanya, operasi ini bertujuan untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

Operasi ini sudah dimulai sejak tanggal 11 November 2019 lalu, dan akan berakhir pada 2 Desember 2019.

Masalah narkoba di Riau, saat ini terbilang cukup mengkhawatirkan.

Bagaimana tidak, Riau masuk 5 besar provinsi dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Indonesia.

Sebagian besar barang haram yang didatangkan dari Negeri Jiran Malaysia, masuk lewat jalur perairan Riau.

Selain diedarkan di Provinsi Riau, sebagian besar narkoba juga dibawa ke sejumlah daerah lainnya.

Artinya, selain daerah tujuan, Provinsi Riau juga menjadi jalur lintas atau transit.

Para pelakunya memanfaatkan garis pantai Riau yang panjang. Mereka menggunakan pelabuhan tikus untuk memasukkan narkoba ke Bumi Lancang Kuning.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved